Ustadz Felix Siauw “inti dari sebuah agama adalah tuntunan dari kitabnya”

0
1297
Kuta-Bali, 14/11 (beritalangitan.com) – Tak kurang dari 500 orang peserta telah memadati ruangan serbaguna hotel Radhana Jalan Raya Kuta no 100 dalam rangka pengajian dan mendengarkan tausiyah dari kyai mualaf kondang keturuan Tionghoa yakni Ustadz Felix Siauw dan ditemani rekannya Ustadz Cahyono dengan mengambil tema “Menyelami Intisari Islam Sesungguhnya”.
“Al-Qur’an itu adalah  bukti, kitab yang paling penting buat manusia, tanpa ada Al-Qur’an kita tidak akan mengerti bagaimana caranya kita beriman dan tidak akan tahu bagaimana caranya hidup sesuai dengan apa yang Allah Subhanahu wa ta’ala inginkan.
Al-Qur’an itu satu-satunya metode komunikasi yang tersisa antara pencipta dengan manusia karena era kenabian yang lain sudah terputus. Ketika nabi Muhammad SAW datang seperti nabi Daud,musa, isa dan nabi – nabi lainnya dan pasti membawa mukjizat yang sesuai dengan masanya dan maka ketika Nabi itu sudah meninggal maka mukjizat itu hilang.

Tapi inilah keistimewanya islam ketika nabi Muhammad SAW wafat mukjijat itu tidak diangkat lagi. Al-Quran ini sesuatu yang penting bagi kita selaku orang Islam karena inti dari suatu agama adalah al kitab”, kata Ustadz Felix Siauw.

Sedangkan Ustadz. Cahyono menambahkan “Al -Quran itu hak yang memberikan ketenangan pada perasaan, akal menjadi puas, dan hati menjadi tentram. Manusia itu diberi dua jalan pilihan yaitu jalan fuzur dan jalan taqwa maka dari itu Allah memberikan hidayah yakni  diberikannya akal kepada manusia  tetapi akal tidak bisa dijadikan sebagai standar baik dan buruk Karena kalau akal dijadikan standar kebenaran dan keburukan maka akan hancur.  Dan Allah subhanahu wa ta’ala juga memberikan hidayah ke dua yaitu Al-Quran yang befungsi sebagai petunjuk, asyifa/obat, rahmat, pengajaran dan lain sebagainya , maka akal ini harus tunduk pada Al-Qur’an karena menjamin mana yang baik dan mana yang buruk”.

Saat ditemui oleh beritalangitan.com dan suara umat pada (12/11), Ustadz Felix Siauw menyampaikan bahwa dengan adanya pengajian ini mudah-mudahan para jemaah yang hadir memahami dan semangat dalam mengkaji islam agar keilmuannya lebih banyak dan amal ibadahnya yang lebih tinggi lagi serta terus ditingkatkan pengajian seperti ini karena perubahan ibadah itu terjadi atas perubahan ilmu yang kita dapatkan.

img_20161112_154425Selain itu, Ustadz Cahyono menyampaikan  “melalui media, dakwah itu semakin dinantikan oleh umat, ghirah dakwah jemaah ini luar biasa dan semoga menjadi jemaah yang sholeh dan sholehah. Kesolehan itu tidak mungkin sendirian tapi harus berjamaah maka semoga jamaah disini menjadi saudara yang bukan saja didunia tapi tentunya menjadi saudara diakhirat. Bagaimana caranya? Ya dengan cara saling menasihati dalam kebaikan, saling menasihati dalam kesabaran dan itulah salah satu syarat untuk menjadi tetap istiqomah. (Fth/Ra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.