Al -Hikam Season 25 BisNet Foundation

0
204

Cianjur, beritalangitan.com – Sebagai lembaga yang menjunjung nilai – nilai Islam, Beritalangitan Islamic Network (BIsNet Foundation) Ahad, (17/02/2019)bertempat di Pondok Pesantren Tahfidz Mahasiswa Daarul Ummah, kembali mengadakan Kajian Islam Kitab Al.Hikam dan Santunan sejumlah Anak Yatim.

Pimpinan BisNet Ustadz Ahmad Husna mengangkat tema “Menjaga Hati Dari Hati yang Sakit dan Hati yang mati”

Acara yang dimotori Ponpes Daarul Ummah sebagai basis pendidikan Yayasan Beritalangitan Islamic Network ini dihadiri oleh Dewan Pembina Yayasan, Para Assatidz, Para Santri , Anak Yatim dan Masyarakat sekitar pesantren.

Dalam sambutannya Pimpinan BIsNet Foundation, Ustadz Ahmad Husna mengatakan bahwa acara ini merupakan bentuk implementasi dari perintah Allah agar kita sebagai umat muslim untuk selalu mengasihi anak yatim dan jangan sekalipun menghardiknya.

Karena barangsiapa yang menghardik anak yatim, maka merekalah orang- orang yang mendustakan agama. Saat ini yang paling penting adalah pembentukan karakter islami, seperti apa yang Rasulullah ajarkan dalam bentuk akhlakul karimah.

Pembentukan karakter islami ini sangatlah penting, melihat kemajuan teknologi yang dapat mengaburkan perihal hitam dan putih dan yang benar mapun yang salah.

Jika implementasi rukun islam dan iman sudah kita dapatkan sejak dini, maka kedepannya seseorang tidak akan goyah imannya meskipun dibungkus dengan kecanggihan teknologi.

Saat ini juga banyak anak muda yang lebih mementingkan pekerjaan atau hal duniawi dibandingkan dengan hal akhirat yaitu shalat. Ini disebabkan implementasi iman kepada Allah yang kurang.

“Implementasi rukun iman dan islam sejak dini adalah wajib “ tegasnya.

Menurutnya Hati merupakan cermin hidup seseorang, jika hati sedang sakit maka ia akan dengan mudah berbuat maksiat, dan jika hati mati maka ia akan benci terhadap syariat islam dan akan benci juga pada pemilik syariat.

Di puncak acara di lanjutkan dengan pengkajian kitab al-Hikam Pasal 25 Yang dipaparkan oleh ustadz Didin syafrudin, ia menyimpulkan dari pasal tersebut bahwa Orang bodoh ialah orang yang berilmu tetapi tidak beramal sesuai dengan Sunnah Rosul, Salah mengaplikasikan…
Contoh ia tahu ilmu shalat tapi ia tidak shalat dan sebagainya.

Kegiatan ditutup dengan acara pemberian santunan anak yatim dan foto bersama anak yatim. Ketua Yayasan BIsNet Foundation berharap bahwa acara ini mampu menginspirasi anak yatim yang hadir. Karena Acara seperti ini untuk anak anak diusianya saat ini dapat sangat memotivasi mereka untuk membangun mimpi baru dan membuka padangan anak anak untuk memiliki wawasan yang luas.

Reporter : Badru Salam
Editor : Andriansyah
Redaktur : D. Udas
Email : redaksi@beritalangitan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.