AlHikam Season 26, Berbagi Rezeki Berkah Melimpah

0
663

Cianjur, beritalangitan.com – Yayasan Beritalangitan Islamic Network (BIsNet) kembali mengelar Kajian kitab Hikam dengan tema “Berbagi Rezeki, Berkah Melimpah”. Kegiatan ini dipusatkan di halaman Pondok Pesantren Tahfidz Mahasiswa Daarul Ummah, Ahad, (16/2/2020).

Kajian Hikam senantiasa dirangkai dengan Santunan anak yatim piatu, ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarul Ummah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Sambutan dari ketua Yayasan kali ini di wakili oleh Ustadz Ade Sutisna, S.Pd. yang mewakili Drs Deni Husnaeni yang sedang sakit. Ia menyampaikan kegiatan kajian kitab hikam dan santunan anak yatim merupakan kegiatan syiar Islam. Yang Insya Allah akan selalu di gelar di setiap bulan nya, karena kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian yayasan kepada masyarakat.” ungkap Ustadz Ade.

Sementara itu dalam pembahasan kajian kitab Al-Hikam Pasal 26 kali ini bertemakan “Di antara tanda keberhasilan pada akhir perjuangan adalah berserah diri kepada Allah sejak permulaan”

Ustadz Didin Syafrudin selaku pimpinan ponpes menyampaikan, Seringkali kita terpesona dengan cara Allah menuntun kita membuka jalan menuju ladang amal kebaikan. Dibentangkannya kesempatan untuk kita menunaikan janji, mengabdi dan mengamalkan apa yang telah Allah ajarkan sebelumnya kepada kita. Allah bekerja dengan cara-Nya, lantas semua kesuksesan itu dinisbatkan kepada kita, seolah-olah itu semua hasil kerja keras dan perjuangan kita.

Maka pasang niat yang baik di awal, dan tujukan semua akhir kepadaNya. Karena Dia-lah yang Maha Pemurah. Seberapa pun besar harapan yang kita tujukan padanya, semua akan berada dalam jangkauan rahmatNya.

Maka seorang mu’min tidak berputus asa baik di awal perbuatan, di tengah, maupun di akhir karena sudah kita letakkan harapan di tanganNya.

Ibnu Athaillah kembali mengajarkan kita bahwa sebaiknya kita ikat nikmat pemberian Allah itu dengan rasa syukur. Pemberian Allah yang kita ikat dengan rasa syukur, akan semakin kuat nilainya, dan terus bertambah. Sebaliknya, kufur nikmat akan menghapusnya.

Komplit sudah amalan kita jika niat sudah mantap di awal, tujuan amal hanya kepada Allah dan rasa syukur akan mengikat nikmat di akhir perjalanan.”pungkasnya.

Reporter : R. Fajar Syam
Editor : Andriansyah
Redaktur : D. Udas
Email : redaksi@beritalangitan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.