Banjir Bandang di Bogor Tewaskan 11 Warga

0
358

Bogor, beritalangitan.com Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan Puncak pada Selasa malam hingga Rabu pagi mengakibatkan air di Pos Bendung Katulampa Bogor meluap. Hujan deras yang terjadi di wilayah Bogor itu juga mengakibatkan banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah.

Sebanyak 11 orang meninggal akibat banjir bandang di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor awal tahun 2020 ini. Kabupaten Bogor dinyatakan Siaga 1 Bencana, Rabu (1/1). Dikutip dari pojokbogor

Bupati Bogor, Ade Yasin menyatakan, selain banyaknya laporan bencana, hingga Rabu sore, Ade mengungkap 11 orang dinyatakan meninggal dunia karena terseret arus sungai yang meluap.

“Saya nyatakan, saat ini Kabupaten Bogor Siaga 1, karena ini sudah sore tapi hujan sudah mulai turun lagi,” kata Ade saat meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Jasinga.

Ade menjelaskan, 11 korban meninggal terbawa arus sungai ini terjadi di Kecamatan Jasinga, Sukajaya, Nanggung dan Kecamatan Bojonggede.

Namun, kata Ade, kemungkinan jatuhnya korban kembali akibat bencana, masih akan terjadi.

“Yang 11 meninggal itu dipastikan meninggal, karena belum ditemukan semuanya karena terseret arus,” jelasnya.

“Saat ini teman-teman masih melakukam evakuasi di lapangan. Jadi laporan yang masuk juga masih terus berubah, karena mereka masih fokus evakuasi di lapangan,” kata Ade.

Menurut Ade, banjir bandang di Sungai Cidurian, Jasinga merupakan yang terbesar dalam 10 tahun terakhir.

Dia pun mengimbau warga menjauhi lokasi ini dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Kan di Jasinga ini tetanggannya masih saudara juga, jadi lebih baik mengungsi dulu sampai aman,” tegas Ade.

Rian Sagita

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.