BKLDK gelar Public expose terkait survei terhadap perilaku seks bebas tahun 2018

0
180

Bandung beritalangitan.com – Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK)  kota Bandung menggelar Public Ekspose atas survei yang telah dilakukannya terhadap Seks Bebas di tahun 2018. Kegiatan ini berlangsung di Banyu Leisure Cafe jl.Ciung wanara no 10. Lb. Siliwangi Kota Bandung. Ahad 15/04/18.

Acara yang menjadi agenda rutin tahunan BKLDK ini di hadiri berbagai perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus di kota Bandung. Tokoh alim ulama, tokoh masyarakat serta tokoh akademisi dari beberapa universitas ternama.

Menurut catatan 67% remaja di indonesia telah melakukan seks bebas, dan hasilnya sudah 695 ribu yang sudah terkena HIV Aids. Angka ini mejadi sebuah keprihatinan bagi para pendakwah kampus ini untuk segera melakukan sesuatu untuk menjadi media perlawanan terhadap hal tersebut.

Dalam pertemuan tersebut mencuat dari berbagai pembicara tentang bagaimana latar belakang dan dampak perilaku seks bebas di kalangan remaja ini. Dan sebagian mengemuka bagaimana tindakan yang harus diambil untuk mengantisipasinya.

Pendidikan dan pemahaman tentang tauhid sedari dini menjadi salah satu solusi yang ditawarkan dalam hal ini. Bagaimana pendidikan harus mampu menjadi karakter yang mengakar pada generasi muda.

Masalah yang sebenarnya terjadi adalah pemisahan antar agama dari sendi sendi kehidupan. Ketika agama dan kehidupan keseharian sudah terpisah dari nilai nilai primordial agama maka akan terjadi kehancuran moral secara massal seperti yang terjadi saat ini tutur Hj. Euis salah satu responden dari yayasan Insan Kamil Bandung.

Sementara pimpinan Bisnet Foundation Dedy ahmad Husna yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan. Bahwa hal ini tidak hanya akan selesai dengan kampanye tentang seks bebas saja, tetapi harus merupakan sebuah rangakain sistemik yang semua pihak terlibat didalamnya.

Tim lipsus beritalangitan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.