Cianjur “Kota Santri”, Kecam Keras “Puisi Sukmawati Soekarno Putri”.

0
452

Cianjur, beritalangitan.com – Tak kalah dengan Jakarta dan daerah lainnya, Ribuan umat muslim Cianjur gelar aksi protes pembacaan puisi Sukmawati Soekarno Putri, yang dianggap menyakiti perasaan umat islam jumat 6/4/18.

Massa yang berunjukrasa damai ini berasal dari 32 ormas se-Cianjur, masa melakukan longmarch dari Masjid Agung Cianjur, menuju Polres Cianjur meminta agar pellaporan atas Sukmawati tersebut tidak dicabut dan segera diproses hukum.

Kordinator aksi Abdul Wahid Sumiati  mengatakan aksi tersebut merupakan bukti dukungan kami terhadap laporan adanya penistaan agama yang dilakukan Sukmawati melalui puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang isinya telah menyakiti umat muslim.

“Wahid menuturkan kami akan terus menuntut agar penegak hukum memproses lebih lanjut, orang yang melecehkan agama Islam. Dengan memberikan langsung surat tuntutan sebanyak 9 poin melalui Kapolres Cianjur, agar disampaikan ke Mabespolri di Jakarta,” terangnya.

“Kami akan tetap meminta penegak hukum tetap memproses penistaan yang dilakukan Sukmawati, meskipun yang bersangkutan sudah meminta maaf. Kami umat islam Cianjur, akan terus mengawal proses hukum terhadap penista agama kami,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman yang ikut serta dalam rombongan, mengatakan pihaknya mendukung penuh aksi bela Islam tersebut. Dirinya merasa prihatin dengan puisi Sukmati yang melecehakn adzan dan syariat Islam.

“Saya secara pribadi sebagai umat muslim sangat prihatin sekali atas penistaan tersebut sehinga Pemkab Cianjur sangat mendukung adanya aksi ini. Dengan dijuluki Cianjur sebagai Kota Santri kami merasa wajib jika Agama Kami ada yang melecehkan,” ungkapnya

Di tempat yang sama Seorang orator dari Brigade Pembela Muslim Indonesia, Jamal ia mengatakan, apa yang telah dikatakan oleh Sukmawati Soekarno Putri jelas telah melukai umat muslim Indonesia khususnya di Cianjur.

Menurutnya, Sukmawati harus proses dengan hukum yang adil dan harus dipidanakan. Selang beberapa saat setelah menyerahan tuntutan massa, yang diterima langsung Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, usai beroarsi massa membubarkan diri dengan tertib dibawah pengawalan aparat kepolisian. Sehingga ada beberapa pengalihan jalur kendaraan, agar arus lalulintas tetap berjalan lancar.

Reporter   : Rian Sagita
Editor        : Andriansyah
Redaktur  : D. Udas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.