Forum Pemuda dan Mahasiswa Jawa Barat Dukung Penuh Resolusi 2017 Pemuda dan Mahasiswa Islam

0
808

Forum Pemuda dan Mahasiswa Jawa Barat

BANDUNG, 30/1 (beritalangitan.com) – Sekelompok pemuda mengatasnamakan Mahasiswa Indonesia merilis sebuah Resolusi, pada Kamis (19/1/2017) di Rumah Makan Handayani, Matraman, Jakarta Pusat.

Isi Resolusinya yakni, mendukung Kepolisian untuk menuntaskan proses hukum yang diduga dilakukan oleh Habib Rizieq Syihab dan juga seolah-olah menuduh umat islam Indonesia sebagai pemecah belah bangsa yang intoleran, anti pancasila dan kebhinekaan.

Prihal Resolusi tersebut Pemuda dan Mahasiswa di Jawa Barat yang tergabung dalam Forum Pemuda dan Mahasiswa Jawa Barat, pada hari Senin (30/1/2017) bertempat di Gedung ICMI Provinsi Jawa Barat, merespon dengan merilis Resolusi 2017 Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia, sebagai symbol perlawan atas Resolusi yang di rilis oleh Kelompok Pemuda mengatasnamakan Mahasiswa Indonesia tersebut.

Berikut ini rilis lengkap Resolusi 2017 Pemuda dan Mahasiswa Islam yang diterima redaksi beritalangitan.com, Senin (30/1/2017).

RESOLUSI 2017 PEMUDA DAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA

Bismillahirrahmanirrahim

Sehubungan dengan munculnya sekelompok pemuda dengan klaim mewakili Mahasiswa Indonesia yang kemudian melayangkan sebuah Resolusi. Resolusi tersebut pada dasarnya ikut mendorong upaya rezim melakukan kriminalisasi terhadap Habib Rizieq Syihab yang merupakan salah satu Ulama pewaris Nabi dan juga seolah menuduh aksi-aksi umat Islam Indonesia sebagai pemecah belah bangsa, Kami Mahasiswa dan Pemuda Islam Indonesia menyatakan:

  1. Bahwa manuver dukungan kriminalisasi terhadap ULAMA PEWARIS NABI dan ormas Islam yang dilakukan oleh SEGEROMBOLAN pemuda tersebut, justru merupakan upaya adu domba antar elemen bangsa yang dapat menyulut disintegrasi bangsa Indonesia dan sikap intoleransi antar umat beragama;
  2. Bahwa upaya SEGEROMBOLAN pemuda yang mengaku mahasiswa tersebut adalah sangat disayangkan karena bukan kritis terhadap segala bentuk kedzaliman rezim, justru ikut mendorong pembungkaman yang dilakukan rezim terhadap berbagai bentuk kritik ULAMA PEWARIS NABI terhadap rezim;
  3. Bahwa Seharusnya perjuangan mahasiswa adalah melawan hegemoni NEOLIBERALISME serta tajam kritisnya terhadap penguasa khianat yang menjual aset negara kepada Aseng dan Asing, bukan malah menjadi kepanjangan tangan para komprador;
  4. Bahwa Rezim hari ini justru mencoba melakukan kriminalisasi terhadap Islam, aktivisnya dan para ulama padahal sesungguhnya solusi atas  rusaknya negeri ini ada pada ISLAM yang diperjuangkan oleh para aktivisnya dan ULAMA;
  5. Bahwa Alih-alih menangkap AHOK yang secara nyata melakukan penistaan dan intoleran, rezim malah melakukan KRIMINALISASI terhadap HABIB RIZIEQ SHIHAB, ulama serta aktivis Islam lainnya, dengan menggiring opini seolah ulama dan ormas Islam lah yang intoleran dan anti kebhinekaan;
  6. Bahwa sikap permusuhan terhadap ULAMA PEWARIS NABI merupakan salah satu ciri khas gerakan PKI, sehingga ini merupakan salah satu bukti KEBANGKITAN PKI yang merupakan BAHAYA LATEN bagi Indonesia.

Karena itu, DENGAN RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA DAN  DIDORONGKAN KEINGINAN LUHUR, Kami PEMUDA DAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA menyerukan:

  1. Kepada Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia agar memperkuat ukhuwah Islamiyyah, untuk terus melakukan PEMBELAAN terhadap ISLAM dan ULAMA PEWARIS NABI dari segala bentuk pembungkaman serta terus melakukan perlawanan kepada kedzaliman demi tegaknya SYARIAT Allah yang akan mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi Indonesia;
  2. Kepada Pemuda dan Mahasiswa Islam Indonesia untuk menyatukan barisan, untuk menjaga Indonesia dari berbagai ancaman dan gangguan berbagai macam paham yang dapat merusak Aqidah Islamiyyah dan keutuhan Indonesia. Serta bahu membahu memperjuangkan tegaknya SYARIAH secara KAAFAH sebagai solusi atas bobroknya NEOLIBERALISME dan rezim yang mengkhianati rakyatnya;
  3. Kepada pemegang kekuasaan, untuk bertaubat dan menghentikan politik adu domba serta berhenti menjadi KOMPRADOR ASING dan ASENG, juga menghentikan segala bentuk kebijakan dan tindakan yang memusuhi ajaran Islam dan Umat Islam.
  4. Kepada seluruh elemen rakyat Indonesia untuk mewaspadai gejala gerakan KEBANGKITAN PKI yang secara nyata memusuhi para ULAMA PEWARIS NABI;
  5. Kepada Seluruh elemen Bangsa Indonesia untuk menghidupkan PERADABAN DIALOG yang dapat mengikis kesalah-pahaman antara anak bangsa, sehingga dapat tercipta kedamaian dan toleransi.

Dalam konferensi Pers Mashun Sofyan Selaku Ketua Forum Pemuda dan Mahasiswa Jawa Barat mengatakan, “saat ini sudah ada 51 lembaga yang mendukung Resolusi ini, termasuk dari Pemuda Miftahul Huda Utsmaniyah ciamis yang pada aksi 212 kemarin mengikuti long march dari ciamis ke jakarta”.

“Dalam waktu dekat Resolusi ini akan kami bawa ke DPRD Jawa Barat untuk di sampaikan, kedepannya Forum Pemuda dan Mahasiswa ini akan terus eksis seperti mengadakan kajian yang membahas isu-isu keumatan yang mana semua ini sebagai gerak bersama, bersatu untuk menentukan langkah – langkah selanjutnya”, tambah Mashun Sofyan. (DUL)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.