Hati hati memilih hewan kurban, ini tips nya

0
183

Jakarta beritalangitan.com – Hari raya Idul Adha tak lama lagi, para pedagang hewanpun sudah mulai mempersiapkan dagangannya, Hewan kurban yang dijual yaitu kambing dan sapi sudah mulai dipajang di jalan jalan atau kandang dadakan yang sengaja dibuat.

Namun, untuk membeli hewan kurban harus cukup hati-hati. Jangan sampai memilih hewan kurban yang tidak sehat, atau justru tidak sesuai syariat Islam.

Sudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP)​ Jakarta Timur kini mulai memeriksa kesehatan hewan kurban.

Hewan kurban itu dikumpulkan di tempat penampungan, di Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kasi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Irma Budiani mengatakan, pemeriksaan hewan kurban dilakukan untuk  memastikan kesehatan hewan.

Ia memberikan tips agar masyarakat bisa memilih hewan kurban yang layak dipilih untuk merayakan Idul Adha.

“Pertama lihat dari umur, giginya. Kemudian badanya (bulu) mulus, dan buah zakarnya turun semua, ke empat kakinya dalam keadaan normal,” kata Irma di Kramat Jati, Jakarta Timur, dilansir wartakotalive Rabu (8/7/2020).

Meski hewan kurban sudah mengantongi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari pemerintah daerah tempat asal hewan, namun pemeriksaan  kesehatan hewan tetap dilakukannya.

Alasannya, ada kemungkinan hewan mengalami sakit saat dalam perjalanan tempat asal hingga tiba di Jakarta.

“Surat keterangan kesehatan hewan dari asalnya kemudian tukar di sini. Kalau semuanya sehat kita tukar dengan surat keterangan hewan setelah kita periksa dari Jakarta,” ujarnya.

Irma menuturkan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan anthrax dengan cara mengambil sampel 10 hewan dari masing-masing hewan yang dijual.

Sampel darah diambil, kemudian diuji di Balai Veteriner Subang, Jawa Barat. Kemudian, hasilnya bakal disampaikan ke Sudin KPKP Jakarta Timur untuk ditindaklanjuti.

“Misalkan ada (hewan) yang setelah kita periksa dia sakit, kita beri dia tanda cat merah. Jadi kalau ada pilox merah di badan hewan kurban kita himbau warga jangan membeli,” tuturnya.

(D.U)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.