Ini Gambaran Kengerian Neraka Jahannam Menurut Al-Quran dan Hadis Nabi

0
240

Akhmad Idris

Beritalangitan.com– Kengerian neraka Jahannam digambarkan dalam Al-Quran dan hadis Nabi. Kengerian neraka Jahannam ini bahkan sempat dibuatkan versi komik yang membuat anak-anak takut. Bagaimana kengerian neraka Jahannam menurut Al-Quran dan hadis Nabi?
Sudah bukan rahasia lagi bagi orang-orang yang beriman bahwa surga adalah ganjaran yang diidam-idamkan, sedangkan neraka adalah balasan yang dinaudzu min dzalik-kan.

Surga menjadi tempat yang berisi berbagai macam kenikmatan dan neraka merupakan puncak dari berbagai macam siksaan. Beberapa riwayat bahkan menyebutkan bahwa Nabi Muhammad dan beberapa Sahabat berurai air mata jika membaca atau mendengar ayat yang berisi tentang kengerian neraka Jahannam. Seberapa ngerikah neraka Jahannam?

Ungkapan kengerian neraka Jahannam dimulai dengan firman Allah di dalam surat al-Furqan ayat 66:

انها ساءت مستقرا و مقاما
Artinya: “Sesungguhnya neraka Jahannam adalah seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman”

nucare-qurban
Kalimat ‘seburuk-buruknya’ sudah cukup menunjukkan bahwa neraka Jahannam merupakan tempat yang paling ‘ngeri’ dari semua tempat yang pernah dijumpai oleh umat manusia.

Beberapa di antara ‘kengerian’ dari neraka Jahannam, satu di antaranya disebutkan Nabi Muhammad dalam hadits beliau yang disampaikan oleh Abdullah bin Mas’ud:

عن عبد الله قال قال رسول الله صلى الله عليه ؤ سلم يؤتى بجهنم يومئذ لها سبعون الف زمام مع كل زمام سبعون الف ملك يجرونها
Artinya: “Neraka Jahannam pada hari kiamat akan didatangkan dengan tujuh puluh ribu tali yang di setiap talinya terdapat tujuh puluh ribu malaikat yang menariknya” (hadits ini dikutip dari kitab Shohih Muslim dengan nomor hadits 2842).

Kengerian lainnya dari neraka Jahannam adalah hadits Nabi Muhammad dari Abu Hurairah:

عن ابي هريرة رضي الله عنه ان رسول الله صلى الله علبه و سلم قال ناركم جزء من سبعين جزءا من نار جهنم
Artinya: “Api kalian semua (api di bumi) hanya satu bagian dari tujuh puluh bagian panasnya neraka Jahannam” (hadits ini dikutip dari kitab Shohih Bukhari dengan nomor hadits 3265).

Jika panasnya bumi yang hanya 1/70 panasnya neraka Jahannam saja mampu membuat manusia memakai helm, sarung tangan, masker, krim pelindung matahari, dsb; lalu bagaimana manusia mampu bertahan di dalam neraka Jahannam? Saking ‘ngeri’nya neraka Jahannam, tiga di antara Khulafa’ ar-Rasyidin membayangkannya saja tak mau.

Umar bin Khattab pernah berkata

يا ليتني كنت كبشا لاهلي فذبحوني و اكلوا لحمي و فرقوا اعضائي و مزقوا عظامي و لم اسمع بذكر جهنم
Artinya: “Wahai angan-anganku. Seandainya aku adalah kambing kibas milik keluargaku; meski mereka menyembelihku, lalu memakan dagingku, lalu memisahkan anggota badanku, lalu mencacah tulangku, sungguh hal itu lebih baik daripada aku mendengar istilah neraka Jahannam”.

Abu Bakar as-Shiddiq juga berkata

يا ليتني كنت في المفلوز اكل الثمار و اشرب من الانهار واوى الاغصان نا الاشجار وليس على حساب ولا عذاب ولم اسمع بذكر جهنم
Artinya: “Wahai angan-anganku. Seandainya aku adalah burung di hutan yang memakan buah-buahan, meminum air sungai, berkelana di dahan-dahan pohon, dan tidak mendapat hisan ataupun adzab, itu sungguh lebih baik bagiku daripada mendengan istilah neraka Jahannam”.

Kemudian Ali bin Abi Thalib juga berkata

يا ليت امي لم تلدني ويا ليتني مت صبيا ويا ليتني كنت حشيشا اكلتني البهائم ويا ليتني السباع مزقت لحمي و لم اسمع بذكر جهنم
Artinya: “Wahai angan-anganku. Seandainya ibuku tidak melahirkanku, seandainya aku mati sejak kecil, seandainya aku menjadi rumput yang dimakan hewan ternak, seandainya hewan buas merobek-robek dagingku; sungguh hal itu lebih baik daripada mendengar istilah neraka Jahannam”.

Semoga kita semua dihindarkan dari kengerian siksa-siksa neraka Jahannam dan neraka-neraka lainnya. Amin.
Sumber:Harakah.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.