Jadilah Wanita yang Beriman dan Beramal Shaleh

0
759

Oleh : Silas Aziz Mania

Bismillahirrahmanirrahim

Beritalangitan.com – Allah SWT menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan, karena Allah Maha Adil atas segalanya. Seperti halnya manusia, Allah ciptakan wanita dan pria. Allah SWT berfirman dalam Q.S Adh Dhariyat : 49 yang artinya “Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah”. Dapat kita garis bawahi bahwa tidaklah kita diciptakan oleh Allah agar dapat “mengingat kebesaran Allah”. Sebagai Hamba-Nya bagaimanakah cara kita megingat kebesaran Allah? Bagaimana kita mendekakan diri kepada Sang Pencipta?. Salah satu cara dan yang paling utama bagi kaum wanita maupun pria untuk mengingat Allah adalah bersyukur ,dan bertawakal kepada Allah SWT.

ahai para wanita apakah kalian sudah menjadi wanita sesungguhnya? Mengapa saya bertanya demikian? Karena hari ini banyak sekali wanita yang bersikap dan bertingkah sebagaimana hakikatnya ia diciptakan. Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda “Wanita adalah bagian dari pria” (HR Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi.)

Menurut hadist tersebut dapat kita ketahui bahwa wanita dan pria berasal dari sumber yang sama. Tetapi ada hal-hal yang mebedakannya. Allah SWT berfirman dalam QS Ali-Imran :36 “dan laki-laki tidaklah sama seperti perempuan” perbedaannya Nampak jelas antara wanita dan pria baik dari segi fisik , hak, tugas dan juga kewajibannya. Tetapi, fakta buruk telah tampak di dunia ini. Wanita berpakaian seperti pria ataupun sebaliknya pria berpakaian seperti wanita, lalu kewajiban wanita yang seharusnya berada dirumah, mengurus rumah ta ngga dan menjaga anak-anaknya malah bekerja diluarsana, padahal bekerja dan mencari nafkah itu adalah tugas dari seorang pria sebagai suaminya.

Pernahkah anda membaca atau mendengar tentang kisah penciptaan Adam dan Hawa tercipta dari tulang rusuk nabi Adam AS. Begitu pula wanita seperti dalam hadist shahih “sesungguhnya wanita itu diciptakan dari ulang rusuk laki-laki yang bengkok” (Mutafaq alaih). Hakikat wanita yang sesungguhnya telah Allah terangkan dengan jelas di QS. An-Nisa :34 “….. sebab itu maka wanita yang shaleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada,oleh karena Allah telah memelihara (mereka)….”

Wahai wanita, jadilah wanita yang shalihah dengan selalu taat kepada Allah SWT dan juga taat kepada suami kelak. Ketahuilah bahwasanya wanita berada satu tingkat dibawah pria

Wanita-wanita yang ditalak handaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'[142]. tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) menghendaki ishlah. dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya[143]. dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(2:228)

[142]  Quru’ dapat diartikan Suci atau haidh.

[143]  hal Ini disebabkan Karena suami bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kesejahteraan rumah tangga (lihat surat An Nisaa’ ayat 34).

Dalam sebuah hadist shahih juga dinyatakan “Persaksian dua wanita sebanding dengan persaksian satu orang pria” (HR. Muslim)

Dalam hadist diatas dapat diketahui bahwa antra wanita dengan laki-laki itu perbandingannya 2;1. Apabila kita menyimak QS Ar-Rum ayat 21 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” . Allah menciptakan wanita diantaranya untuk kaum laki-laki. Hanya satu laki-laki yang kelak menjadi suami mereka. Bukan berganti laki-laki, seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Wanita seolah-olah barang dagangan yang dijual murah kepada laki-laki. Kalau seperti itu dimana hakikat dan martabat seorang wanita? NAudzubillahimindzalik.

Ironis sekali ketika melihat di era modernisasi ini begitu banyak wanita yang sudah dirusak akhlak dan moralnya bahkan menjadi  barang dagangan yang murah. Baerapa banyak wanita yang seperti itu? Ya, banyak sekali. Lantas masih adakah wanita yang shalihah berlandaskan iman dan islam? Tentu ada, namun keberadaannya mungkin bisa dihitung jari. Apakah kalian (kaum wanita) mau menjadi golongan wanita shallihah? Katakanlah YA!! Dengan lantang di mulut dan dihati anda.

Pertanyaan yang terpenting dan harus dijawab. Bagaimana cara agar menjadi golongan wanita shalihah? Jawabannya sebagai berikut :

Pertama, tanamkanlah iman dan islam dalam diri anda. Dalam perkataan dan perbuatan, hati dan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, jadilah wanita yang taat beribadah kepada Allah SWT dan juga taat kepada suami. Ketiga, jadilah wanita yang berakal dan beragama. Kenapa? Dalam hadist banyak menyatakan bahwa kebanyakan penghuni neraka ialah kaum wanita, yaitu wanita yang kurang agamanya dan akalnya. Sehingga mereka berbuat kemungkaran dan menjerumuskan mereka kedalam keburukan yang dibenci oleh Allah SWT.

Ingatlah sebuah pesan dari nabi SAW bahwasanya “Minoritas penghuni surge adalah kaum wanita” (HR.Muslim) dan itu berarti kebanyakan peghuni neraka adalah wanita. Lalu bagaimana balasan bagi wanita shalihah?. Allah SWT telah menuliskannya dalam QS Al-Baqarah :82. “Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.” Dan juga QS. AN-Nisa : 124 “Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, Maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun”

Itulah janji Alah SWT, bagi wanita yang shalihah. Itu berlaku juga untuk kaum pria yang beramal shaleh. Subhanallah, begitu indah apabila menjadi wanita shalihah, begitu menggiurkan dengan apa yang diberikan oleh Allah SWT kelak kepada para wanita shalihah, seurga-Nya yang megah luar biasa. Semoga kita termasuk kedalam golongan wanita shallhah dan masuk kedalam surge-Nya Allah, Aamiin.

Tetaplah menjadi hamba yang senantiasa beribadah, bersyukur dan bertawakallah atas segala  nikmat yang diberi Allah SWT. Wassalamualaikum wrwb.

(sumber: dari berbagai sumber).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.