Jalan ke Istana, Massa Aksi Mahasiswa 121 Bawa Keranda Mayat

0
468

BEM Seluruh Indenesia (BEM SI) menggelar Aksi Bela Rakyat 121 di Patung Kuda Monas. Mereka akan melakukan longmarch ke Istana Negara, Kamis (12/1).

JAKARTA, 13/1 (beritalangitan.com) — Setelah merapatkan barisan di Patung Kuda Kawasan Monas, Jakarta Pusat, massa Aksi Bela Rakyat 121 melakukan longmarch ke Istana Istana Presiden untuk menyampaikan aspirasinya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pantauan Republika.co.id, mereka mulai berjalan sekitar pukul 13.00 WIB. Di barisan paling depan, tampak sebuah keranda terbalut kain berwarna putih bertuliskan “matinya nurani” dan sebuah boneka mayat.

Koordinator massa Aksi Bela Rakyat 121, Ihsan Munawar (19 tahun), mengatakan, keranda dan boneka tersebut sengaja dibawa dalam aksi sebagai pertanda matinya nurani pemerintah rezim Presiden Republik Indonesia (RI) Jokowi. “Menandakan matinya nurani pemerintahan. Karena apa yang ditetapkan menyengsarakan rakyat,” ujar Ihsan saat ditemui di lokasi.

Mahasiswa STEI Depok tersebut menuturkan, matinya nurani bisa terlihat dari kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), mencabut subsidi listrik, hingga penyesuaian pembuatan baru STNK dan BPKB. “Terkait penetapan harga BBM, yang diserahkan ke mekanisme pasar. Kedua mengeluarkan kebijakan terkait tarif dasar listrik, seharusnya disubsidi malah tidak,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan-kebijakan tersebut telah mencekik rakyat, yang terbaru adalah terkait dengan naiknya biaya administrasi pengurusan STNK dan BPKB. “Terkait terbitnya PP Nomor 60, yang membuat biaya pembuatan baru STNK dan BPKB juga akhirnya naik. Ini menyengsarakan,” kata dia. REPUBLIKA.CO.ID

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.