Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Jepang Siapkan Masjid Keliling

0
38

Beritalangitan.com, Tokyo – Bagi pecinta olahraga, Olimpiade 2020 sebagai event olahraga terbesar di dunia yang diselenggarakan 4 tahun sekali, sudah mulai dekat. Event besar ini rencananya akan digelar 24 Juli hingga 9 Agustus 2020.

Bagi para Atlet, official, supporter maupun wisatawan muslim, selama Olimpiade tifdak perlu khawatir telat sholat. Sebab Pemerintah Jepang menyediakan masjid keliling sebagai solusi supaya bisa beribadah tepat waktu, tanpa khawatir tidak dapat tempat atau tak bisa wudhu.

Suasana salat dalam truk masjid saat diresmikan di Toyota Stadium, Jepang, Senin (23/7). Foto: Liputan 6

CEO Yasuharu Inoue yang memimpin Yasu Project sebagai lembaga di balik pembangunan masjid mobile mengatakan project ini di bangun agar para pengunjung muslim bisa maksimal mendukung tim kesayangan tanpa terhampat oleh kewajiban ibadah.

“Saya ingin atlet bisa berkompetisi dengan motivasi terbaiknya. Untuk penonton, saya ingin mereka mendukung tim kesayangannya semaksimal mungkin. Itulah kenapa saya membangun masjid mobile ini,” kata Inoue, seperti dikutip dari detik Selasa (11/02/2020).

Masjid mobile seluas 48 meter persegi ini dilengkapi water tap, yang bisa digunakan untuk mengambil wudhu sebelum sholat. Fasilitas ini sebetulnya alternatif, jika ruang sholat yang ada di tiap venue tidak cukup menampung jamaah. Sama seperti masjid mobile, ruang sholat mulai bisa digunakan saat olimpiade.

Truk masjid terparkir saat peresmian di Toyota Stadium, Jepang, Senin (23/7). Truk masjid ini disediakan untuk menjamu atlet muslim selama Olimpiade 2020. Foto : Liputan 6

Selain masjid mobile dan ruang sholat di venue, pemerintah Jepang juga menyediakan fasilitas serupa di hotel dan berbagai fasilitas publik seputar Tokyo.

“Saya harap pembangunan masjid ‘keliling’ memberi kesadaran ada banyak orang yang berbeda di sekitar kita. Dengan masjid mobile kita bisa mempromosikan Olimpiade dan Paralimpiade yang damai, tanpa diskriminasi pada semua kelompok manusia baik minoritas atau mayoritas,” kata Inoue.

(ad)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.