Kalapas Sukabumi minta pembinaan warga lapas dilakukan bersama semua pihak

0
570

Sukabumi, Beritalangitan.com – Suasana haru terlihat di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Nyomplong, Kota Sukabumi, saat ratusan narapidana diberi kesempatan berbuka puasa dengan keluarga masing-masing di dalam Lapas. Sabtu 02/06/18.

Raut bahagia memancar dari wajah para narapidana. Mereka bertemu dengan keluarga. Pelukan bersama anak, istri, dan orangtua, meskipun sebagian warga lapas ada yang tidak lagi memiliki keluarga atau sebagian berhalangan hadir (07/06/2018).

Kepala Lapas Klas II B Nyomplong, Kota Sukabumi, Risman Somantri mengatakan kegiatan berbuka puasa narapidana bersama keluarga itu merupakan hadiah yang diberikan bagi para warga binaan, mereka mendengarkan tausiah yang disampaikan penceramah sambil menunggu berbuka puasa didalam lapas.

Acara itu, ujar Risman, bertujuan mendukung psikologis narapidana yang berada dalam masa pembinaan. Sehingga, narapidana merasakan dukungan keluarga dan menghindarkan diri masing-masing untuk melakukan hal negatif di dalam sel.

“Ketika mereka di bulan Ramadan ini berkumpul dengan keluarganya, saya harap muncul hubungan batin yang sebelumnya hilang bisa bersatu kembali,” ungkapnya.

Risman berharap dalam proses pembinaan narapidana perlu adanya dukungan bersama dati pihak pemerintah dan terutama institusi  terkait seperti MUI atau Baznas, agar dapat saling menambahkan kekurangan dan keterbatasan kami pengelola lapaz.

“Kami ini tidak keberatan membina dengan segenap kemampuan kami. Tetapi kan lebih elok jiga membina keagamaan ini dilakukan oleh orang yabg sesuai dengan bidang dan kapasitasnya. Toh mereka juga adalah umat islam juga hanya saja pernah melakukan kesalahan sehingga berada disini.

Sebelumnya kami telah berkordinasi dengan pemerintah setempat dan institusi terkait. Namun sangat di sayangkan sampai saat ini belum ada tindak lanjut yang signifikan, kami hanya berharap dan meminta agar dalam membina warga binaan ini dilakukan bersama sama semua pihak.

Karena mereka ini juga kan warga Sukabumi, mereka ini juga jamaah dan terutama bukankah jika melakukan sesuatu oleh yang bukan bidangnya maka tunggulah kehancurannya. Tutupnya.

Reporter : Andriansyah
Redaktur : udas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.