Kemenag mulai buka kembali Program Beasiswa Santri Berprestasi

0
233

beritalangitan.com – Ditjen Pendidikan Islam Kementrian Agama Republik Indonesia resmi membuka kembali pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) untuk tahun 2020. Pendaftaran ini dibuka selama satu bulan, mulai tanggal 1 April hingga 30 April 2020.

Dilansir dari situs resminya, http://ditpdpontren.kemenag.go.id, berikut beberapa pilihan studi yang bisa diambil, yaitu:

  1. Program Studi Tafsir dan Ilmu Tafsir di Ma’had Aly As’adiyah Sengkang, Sulawesi Selatan.
  2. Program Studi Hadits dan Ilmu Hadits di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Jombang, Jawa Timur.
  3. Program Studi Fiqih dan Ushul Fiqih di Ma’had Aly Kebonjambu Cirebon, Jawa Barat, dan Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah Situbondo, Jawa Timur, serta
  4. Program Studi Islamic Studies, pada salah satu Universitas di Maroko, yang merupakan Kerjasama Kementerian Agama RI dan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Kerajaan Maroko.

“Ada beberapa tahapan seleksi, tahap 1 menggunakan pola seleksi portofolio yang diunggah oleh pendaftar dalam aplikasi yang disediakan. Sedangkan Tahap 2 menggunakan pola seleksi tes wawancara secara online”, seperti disampaikan Kepala Subdit Pendidikan Pesantren, Basnang Said dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2020).

Khusus bagi pendaftar pada pilihan Universitas di Maroko, setelah dinyatakan lulus seleksi tahap 2 akan mengikuti Matrikulasi Bahasa dan Persiapan Perkuliahan selama dua bulan di pesantren yang akan diumumkan kemudian.

“Tentunya juga untuk bisa mendapatkan santri-santri terbaik yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan”, jelas Basnang.

Basnang mengingatkan, agar para santri memperhatikan dan memahami tata cara pendaftaran, melengkapi dokumen persyaratan, memperhatikan dan mencatat seluruh jadwal, serta mekanisme seleksi portofolio dan wawancara online. Terlebih dikarenakan pola rekrutmen ini mungkin baru bagi para santri. (sutisna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.