Kereta Sukabumi – Bogor dan Cianjur Baru Akan Beroperasi Akhir Juli 2020

0
297

Sukabumi berita langitan.com – PT KAI rencananya baru akan mengoperasikan Kereta Api (KA) Pangrango tujuan Sukabumi-Bogor dan KA Siliwangi tujuan Sukabumi-Ciranjang, hingga saat ini belum melakukan layanan perjalanan. dan baru akan beroperasidiakhir bulan Juli Hal itu dikatakan Kepala Stasiun Sukabumi, Deni Herdian Hadi Saputra.

Hingga saat ini, lanjut Deni, belum ada kabar lebih lanjut kapan kepastian tanggal KA Pangrango dan KA Siliwangi tersebut akan kembali beroperasi, termasuk protokol kesehatan dan ketentuan lainnya yang nanti akan diterapkan seperti dilansir Sukabumi update.com

“Belum ada perubahan dan info lanjut. Sementara pembatalan masih lanjut sampai akhir Juli. Jika ada perubahan kita segera sosialisasikan,” jelas Deni.

Diberitakan sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memutuskan seluruh KA jarak jauh dan KA lokal di Daop 1 Jakarta tidak beroperasi, kecuali KA angkutan barang. 

Informasi mengenai penghentian sementara KA Pangrango tujuan Bogor dan KA Siliwangi tujuan Ciranjang Cianjur dimulai sejak 1 April 2020 lalu.

Dikutip dari suara.com, PT KAI mengumumkan telah menyiapkan protokol kesehatan bagi penumpang kereta api saat new normal. Kebijakan ini dikeluarkan menyusul pengoperasian kembali Kereta Api (KA) Reguler Jarak Jauh (KAJJ) dan lokal mulai Jumat, 12 Juni 2020 secara bertahap.

Protokol kesehatan yang dimaksud adalah, calon penumpang wajib melampirkan surat keterangan bebas Covid-19. Apabila daerah asal penumpang tidak memiliki fasilitas tes PCR atau rapid test maka dapat diganti dengan surat keterangan sehat atau bebas gejala influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau Puskesmas.

Calon penumpang juga wajib memakai masker, baik anak-anak maupun dewasa. Khusus bagi penumpang jarak jauh, selain masker juga diharuskan memakai face shield atau alat pelindung wajah. PT KAI akan menyediakan face shield dan membagikanya kepada penumpang KA jarak jauh.

PT KAI menerangkan khusus bagi penumpang KA tujuan Jakarta dari kota lain wajib memiliki Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) wilayah DKI Jakarta. Kendati begitu, aturan ini tidak berlaku bagi pekerja di sektor tertentu yang mendapat pengecualian untuk tidak memiliki SIKM.

Selama masa adaptasi skenario new normal, PT KAI menegaskan sampai saat ini belum ada regulasi yang melarang ibu hamil dan anak-anak untuk bepergian menggunakan kereta api. (D.U)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.