Kompolnas : Statemen soal Negara Kepolisian Tak Berdasar

0
161

Jakarta beritalangitan.com – Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti menyebut bahwa statemen Negara Kepolisian untuk Indonesia tidak berdasar. Sebab, Polisi tidak menjabat di posisi strategis di negara ini.

“Apakah presiden dan wapres kita dari polisi? Apakah mayoritas anggota DPR kita dari polisi? Apakah mayoritas pejabat daerah kita Polisi? jawabannya tidak. Maka statemen state police (negara kepolisian) sangat tidak berdasar,” katanya dalam diskusi “Menakar Urgensi dan Penugasan Polisi di Luar Institusi Polri” seperti dilansir Kiblat Net pada Rabu (08/07/2020).

Ia juga mengklaim bahwa penempatan Polri di luar struktur sudah sesuai hukum yang berlaku. Menurutnya, penempatan itu sesuai permintaan kemenrtian lembaga.

“Kerja Polri di luar struktur masih dalam koridor kerja pengetahuan dan pengalaman sebagai angggota Polri. Dan anggota Polri yang bertugas di luar struktur polri menunjukkan kinerja yang bagus,” tuturnya.

Poengky berasumsi bahwa ompolnas tidak pernah menerima komplain atau keluhan dari masyarakat atau kementrian/lembaga terkait kinerja angota Polri yang bertugas di luar struktur. Dan kalau ada keluhan, kata dia, silahkan disampaikan.

Di kesempatan yang sama, Anggota Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Rivanlee Anandar menilai bahwa akan ada konflik kepentingan jika polisi menjabat di luar institusi Polri. “Kementrian/Lembaga yang berkaitan erat dengan kepolisian mekanisme check and balances dipertanyakan. Ini rentan konflik kepentingan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.