MUI : Teror di Masjid Selandia Baru adalah Tindakan Biadab

0
72

Jakarta, beritalangitan.com– Majelis Ulama Indonesia melalui Sekjen nya, Anwar Abbas, menyatakan, MUI mengutuk dengan keras tindakan penembakan yang terjadi di masjid di kota Chirstchurch, Selandia Baru, Jumat (15/03/2019).

Aksi terorisme ini diketahui telah menewaskan sedikitnya 40 orang jamaah shalat Jumat.

MUI mendesak pemerintah Selandia Baru untuk menangkap pelaku dan otak intelektual dari tindakan yang tidak berperikemanusiaan ini.

“Ini jelas-jelas merupakan sebuah tindakan yang biadab yang tidak bisa dimaafkan,” kecam Anwar saat, Jumat (15/03/2019). Dikutip dari hidayatullah.com.

Selain itu, Anwar meminta pemerintah Selandia Baru untuk lebih meningkatkan keamanan wilayah pasca kejadian penembakan ini.

“MUI meminta ke depan Pemerintah Selandia Baru agar lebih meningkatkan lagi pengamanan dan perlindungan bagi umat Islam. Agar mereka dapat menjalankan ibadah dan kehidupannya dengan tenang dan baik,” ucapnya.

Sebelumnya, pria bersenjata pelaku aksi terorisme di Selandia Baru, yang mengidentifikasi dirinya di Twitter sebagai Brenton Tarrant, menyiarkan langsung penembakan massal di dalam Masjid Al Noor, yang terjadi sekitar pukul 1.30 siang waktu setempat, Jumat.

Empat puluh orang jamaah shalat tewas dalam penembakan brutal di dua masjid di pusat Christchurch, Selandia Baru, pada hari Jumat (15/03/2019), dalam apa yang oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern disebut “serangan teroris.”

Jumlah korban aksi terorisme yang disiarkan live streaming oleh pelakunya tersebut kemungkinan bisa bertambah.

Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI telah menyampaikan kecamannya terhadap penembakan brutal ini.

Ia mengatakan, bahwa dirinya ‘tidak menyukai’ orang Islam dan membenci mereka yang telah pindah agama, dengan menyebut mereka ‘pengkhianat darah’

Pelaku menyebutkan, dalam manifesto pelaku yang dibagikan ke Twitter, ia terinspirasi oleh penembak lain termasuk Anders Breivik yang menewaskan 77 orang di Oslo, Norwegia pada tahun 2011.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.