Pameran Pendidikan Islam Kalam UPI 2017 Diluncurkan

0
69

Bandung, Beritalangitan.com – Pembina Kalam UPI, Dr. Retty Isnendes, M.Hum. Membuka Pameran Pendidikan Islam 2017, di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung. Acara ini merupakan wadah bagi para pengkaji Islam dan mempresentasikan hasil penelitian mereka.

“Semoga forum ini mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan studi-studi keislaman dalam rangka mengembangkan peradaban bangsa,” kata Retty saat membuka acara Pameran Pendidikan Islam, Sabtu (16/12/2017).

Pendidikan Islam merupakan harus menjadi landasan untuk kita semua apalagi di negara kita yang mayoritas beragama Muslim, sehingga dalam Islam harus mengimplementasikan sikap sidik, amanah, tablig, fatonah. Maka dari itu kita harus “ceritakan kebenaran itu walaupun pahit” tuturnya

Di sesi selanjutnya Dr. Fahmy Lukman, M.Hum. memaparkan pendidikan Islam akan sempurna ketika setiap ibadah yang diperintahkan Allah adalah untuk meningkatkan hubungan vertikal dan horizontal secara seimbang. Hubungan vertikal yaitu hubungan kita kepada Allah (Hablumminallah), sedangkan hubungan horizontal adalah hubungan kita kepada sesama makhluk Allah (Hablumminannas).

Oleh karena itu, penyelesaian problem pendidikan islam yang mendasar harus dilakukan pula secara fundamental. Hal itu hanya dapat diwujudkan dengan melakukan perbaikan secara menyeluruh yang diawali dari perubahan paradigma pendidikan sekular menjadi paradigma Islam.

Pendidikan dalam Islam harus kita pahami sebagai upaya mengubah manusia dengan pengetahuan tentang sikap dan perilaku yang sesuai dengan kerangka nilai/ideologi Islam. Dengan demikian, pendidikan dalam Islam merupakan proses mendekatkan manusia pada tingkat kesempurnaannya dan mengembangkan kemampuannya yang dipandu oleh ideologi/akidah Islam.

Secara pasti, tujuan pendidikan Islam adalah menciptakan SDM yang berkepribadian Islami, dalam arti, cara berpikirnya harus didasarkan pada nilai-nilai Islam serta berjiwa sesuai dengan ruh dan nafas Islam. Metode pendidikan dan pengajarannya juga harus dirancang untuk mencapai tujuan tersebut. Setiap metodologi yang tidak berorientasi pada tercapainya tujuan tersebut tentu akan dihindarkan. Jadi, pendidikan Islam bukan semata-mata melakukan transfer of knowledge, tetapi memperhatikan apakah ilmu pengetahuan yang diberikan itu dapat mengubah sikap atau tidak.” pungkasnya.

Menurut Eko Ruslamsyah Ketua Panitia Pameran Kalam UPI selain Dr. Fahmy Lukman, M.Hum. ada juga penyampaian makalah dari para ahli pendidikan yg lain seperti Dr. Aam Abdussalam, M.Pd. yg saat ini menjadi Ketua Asosiasi Dosen Pendidikan Islam Seluruh Indonesia (ADPISI) dan Ketua Prodi Ilmu Pendidikan Agama Islam UPI.

Adapun pemakalah kedua akan disampaikan oleh Dr. Eka Cahya Prima, M.T. Selaku dosen Prodi International Program on Science Education UPI dan Sekolah Pascasarjana UPI.

Sementara untuk buku yang akan diluncurkan pada tahun ini adalah buku Pendidikan Islam Jilid II sebagai kelanjutan dari buku jilid pertamanya yg diterbitkan tahun lalu.

Sebagaimana yg disampaikan oleh ketua panitia PPI17 Wawang Nurfalah bahwa buku ini sebagai bentuk manifestasi dan kontribusi dari UKM KALAM UPI untuk Universitas dan untuk dunia intelektual pada umumnya. Pada peluncurannya buku ini juga akan langsung dibedah oleh Guru Besar UPI yg baru saja diangkat yakni Prof. Dr. Nunuy Nurjanah, M.Pd.

Sebagai icon acara sendiri yakni acara pameran pendidikan Islam untuk tahun ini akan dipamerkan tiga komponen pendidikan yakni tujuan pendidikan, guru & murid dan metode pendidikan yg akan dipamerkan dalam 6 stand yg berbeda.” tutup dia.

Reporter : Andriansyah & tim

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here