Pasar Geledog Segera Diresmikan

0
196

Sukabumi, beritalangitan.com- Dengan akan dilaksanakan peresmian Pasar Dewi Sartika atau biasa dikenal dengan Pasar Geledog, kondisi di sekitar jalan Dewi Sartika kini nampak lebih bersih dari bangunan-bangunan liar lapak pedagang.

Dindin Suwangga selaku Ketua Paguyuban Pasar Dewi Sartika, menjelaskan persiapan perpindahan pedagang telah dilakukan sejak jauh jauh hari.

“Alhamdulillah revitalisasi enam pedagang akan dipindahkan sepanjang jalan trotoar ke lokasi tidak jauh dari keseharian mereka mencari nafkah. Waktu persiapan perpindahan dilaksanakan sekitar  4 bulan ini,” ujar Dindin, Kamis [24/1/2019].
Dindin berharap hal ini bisa menjadi contoh kepada pedagang lain, agar nantinya tidak menggangu akses bagi kendaraan maupun pejalan kaki.

“Setelahnya selesai berbenah lapak jualan ke kios yang lebih aman dan tertib, agar pelanggan tidak bingung nanti akan dipasang papan pengumuman bahwa area berjualan pindah ke lokasi baru yakni diseberang jalan dari biasa mereka mangkal,” jelas Dindin.

Demikian juga dengan Faizal Yusniansyah, Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Dewi Sartika Kota Sukabumi menjelaskan, penertiban lapak liar pedagang di sepanjang Jalan Dewi Sartika merupakan kesempatan bersama.

“Jadi semua pedang yang ada di Jalan Dewi Sartika semua di relokasi ke Pasar Dewi Sartika yang baru ini, sehingga lingkungan disekitar jalan nampak bersih dan indah,” jelasnya kepada Radar Sukabumi saat ditemui di lokasi, kemarin (24/1).

Dalam pasar yang baru selesai di rehabilitasi terebut, lanjut Faizal, terdiri dari pedagang kebutuhan pokok dan kuliner. Bahkan, konsep yang bakal diterapkan pada pasar tersebut berkuasa swalayan.

“Semua jenis pedagang berbagai jenis kebutuhan pokok ada di bawah, sedangkan di lantai dua khusus untuk kuliner dan UMKM, intinya pasar ini akan dibenahi menyerupai swalayan, dan tidak ada kesan kumuh,” terangnya.

Hingga saat ini, pasar yang dikenal dengan sebutan Pasar Geledok tersebut sudah di isi oleh puluhan pedagang dan UMKM. Adapun pengelolaan pasar tersebut, diserahkan langsung kepada pedagang melalui paguyuban.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.