Pemkab dan MUI Cianjur kecam kontes gay

0
375

Foto Dok. Antara Jabar

Cianjur, beritalangitan.com – Penyelenggaraan Kontes Miss dan Master Gaya Dewat 2018, yang diikuti seorang peserta dari Cianjur, di kecam Pemkab dan MUI Cianjur, Jawa Barat.

Dikutip dari jabar.antaranew.com, penyelenggaraan Grand Final Mister dan Miss Gaya Dewata 2018 akan digelar di Denpasar-Bali dengan kandidat mencapai 80 orang dari 40 kabupaten/kota se-Indonesia.

Kegiatan tersebut sudah ditolak MUI Bali, sehingga pelaksanaan grandfinal kaum gay itu dibatalkan. Namun, penyelenggara mengeluarkan pengumuman terkait pelaksanaan.

“Kami mengecam dan tidak setuju dengan adanya penyelenggaraan tersebut karena perilaku seks menyimpang sudah bertentangan dengan agama,” kata Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, di Cianjur, Rabu.

Terlebih informasinya ada peserta yang mengaku berasal Cianjur. Pihaknya akan menelusuri identitas peserta dari Cianjur itu.

“Kami akan memanggil KPA untuk menindaklanjutinya untuk mencari tahu siapa peserta tersebut,” katanya.

Sementara Sekretaris Umum MUI Cianjur, Ahmad Yani mengatakan prihatin jika ada peserta dari Cianjur yang mengikuti ajang tersebut.

“Pemerintah pusat dan daerah harus segera melakukan pelarangan adanya kontes tersebut. Program keagamaan di Cianjur menjadi tiang utama lebih maju dan agamis,” katanya.

Bahkan pihaknya sedang merancang strategi untuk pencegahan penyebaran perilaku seks menyimpang di Cianjur.

“Unsur Muspida sudah melakukan rapat koordinasi terkait penanganan penyakit masyarakat, salah satunya terkait LGBT,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.