Perempuan Pelaku Hipnotis diringkus Polisi

0
482

Sukabumi, Beritalangitan.com – Tim Opsnal Unit I Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota meringkus seorang pelaku pencurian, dengan modus menghipnotis, dan membawa lari barang berharga milik korbannya.

Tersangka itu bernama DR alias Mama Nisa (50 tahun), DR diamankan warga di Cisaat, Senin (22/01/2018). Hingga saat ini ia mengaku sudah delapan orang korban melaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Dia diamankan berikut barang bukti yang diambil pelaku berupa telepon genggam, dan perhiasan dengan nilai total sekitar Rp10 juta,” terangnya.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, kepada wartawan, Kamis (25/01/2018) siang, mengatakan, penangkapan tersangka DR dilakukan pihaknya setelah menindaklanjuti pengaduan dari delapan orang korban.

“Modusnya dengan mengajak kenalan. Pelaku lalu mengajak korban untuk berbelanja dan memesan makanan. Karena dihiptonis, para korban menuruti permintaan pelaku,” ujar Kapolres.

Dijelaskannya, aksi kejahatan tersangka DR bermula saat dia dan korban pertamanya bertemu di Taman Alun-alun Digital Kota Sukabumi. Korban sedang bermain di tempat itu

Namun karena korban sudah terpengaruh hipnotis pelaku, korban itu tidak lagi sadar apa yang dilakukannya, serta cenderung mengikuti segala  keinginan tersangka DR.

Menyadari hal itu, tersangka DR kemudian menyuruh korbannya untuk belanja, dan setelah pelaku mendapatkan keinginannya pelaku pergi meninggalkan korban.

Korban baru tersadar setelah ditinggal tersangka DR seorang diri di tempat itu, tanpa mengetahui lagi dimana keberadaan telepon genggam dan tas ransel miliknya,” kata Kapolres.

“Saat dilakukan pemeriksaan, tersangka DR beralasan karena terbelit oleh hutang sehinga DR melakukan aksi tersebut sehingga membawa lari barang berharga milik korban,” katanya

Terkait aksi kejahatan itu, lanjutnya. Pihaknya mempersangkakan DR melanggar pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Susatyo menghimbau, kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya dan memberitahukan agar tidak mudah dekat dengan seseorang yang belum di kenal. Apalagi diajak belanja.

“Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, Karena kejahatan ini sudah hampir satu tahun bisa jadi korban akan bertambah”. pungkasnya

Reporter   : Andriansyah
Redaktur  : D. Udas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.