Potret Mahasiswa Muslim

0
832

Oleh : Qurratul Aini, Yevi Yusnanda

Pada era zaman sekarang ini, mahasiswa muslim ideal seharusnya dijadikan sebagai salah satu cara bertingkah laku dalam kehidupan sosial sekarang ini. Bercampurnya budaya-budaya yang menyimpang yang dulunya dianggap tabuh menjadi biasa dilakukan, misalnya saja kebiasaan mencontek pada saat ujian. Hal ini menjadikan akhlak seorang mahasiswa muslim sekarang ini menjadi rusak. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan terhadap mahasiswa di FE UII yang berisi tentang pertanyaan-pertanyaan seputar keseharian mahasiswa yang mengacu pada mahasiswa muslim ideal. Dari hasil riset tersebut diketahui bahwa mahasiswa FE UII dapat dikategorikan sebagai mahasiswa muslim yang baik karena pada pertanyaan mengenai aqidah, rata-rata menjawab dengan baik. Tetapi tentu saja belum menjadi seorang mahasiswa muslim yang ideal. Jadi apa saja yang menjadi parameter mahasiswa muslim yang ideal?

Menurut pemateri Qurratul Aini ada 10 ciri mahasiswa muslim yang ideal yaitu :

1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)

Sebagus dan sebaik apapun akhlak seseorang itu tidak akan bermanfaat apabila aqidahnya tidak baik. Misalnya saja meskipun seseorang itu mempunyai akhlak yang baik kalau dia masih mempercayai ramalan sama saja aqidahnya tidak akan bermanfaat. Dengan mempercayai ramalan sama saja dengan menyekutukan Allah.

2. Shahilul Ibadah (Ibadah yang benar)

Dalam beribadah kita harus memaknai ibadah yang kita lakukan bukan hanya sekedar ibadah. Hati harus dihadirkan dalam setiap ibadah yang kita lakukan. Jangan sampai merasa puas dalam ibadah, karena ibadah tidak akan ada habisnya.

3. Akhlak yang kokoh

Dengan akhlak yang kokoh, seseorang tidak akan mudah terpengaruh terhadap segala sesuatu yang menyimpang dari jalan-Nya.

4. Kekuatan Jasmani ( Qowiyyul Jismi )

Selalu memperhatikan sesuatu yang membawa kekuatan tubuh dan menjaga kekuatan fisik – Menjaga kebersian

5. Intelek dalam Berpikir

Allah menyukai hambanya yang mempunyai pengetahuan yang luas. Maka dari itu kita hendaknya menerapkan sikap rajin membaca berbagai ilmu pengetahuan.

6. Melawan Hawa Nafsu

Hawa nafsu dapat dilawan dengan hati dan akal.

7. Pandai menjaga Waktu

Tidak menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya dilakukan – Tidak datang terlambat dalam suatu janji

8. Teratur dalam segala urusan

Manusia yang baik adalah manusia yang pandai mengatur waktunya sendiri, langkah yang dapat ditemph adalah dengan membiasakan diri dengan membuat schedule kegiatan.

9. Mandiri Finansial

Finansial tidak lagi bergantung pada orang tua, mempunyai penghasilan sendiri.

10. Bermanfaat bagi orang lain Membantu orang-orang disekitar kita, merupakan hal yang baik dan merupakan salah satu cara agar kita bisa bermanfaat bagi orang-orang yang berada disekitar kita. Kesimpulan yang dipaparkan oleh pemateri Qurratul Aini adalah bahwa kita sebagai muslim bukan hanya pemahaman saja yang kita ketahui namun juga harus ada tindak lanjut yakni penerapan nilai-nilai agama terhadap kehidupan sehari-hari kita agar kita menjadi mahasiswa muslim yang ideal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.