PPPA Daarul Quran Membangun Indonesia dengan Alquran

0
1277
Ustaz Anwar Sani

Tangerang, 02/01 (Beritalangitan.com) – Direktur Utama Program Pembibitan Penghafal Alquran (PPPA) Daarul Quran, Ustaz Anwar Sani, mengungkapkan PPPA Daarul Quran akan meningkatkan layanan di tahun 2016.

”Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Insya Allah, PPPA Daarul Quran akan meningkatkan layanan di tahun ini agar kehadirannya memberikan banyak manfaat untuk ummat,” ungkap Ustaz Anwar Sani kepada Republika.co.id, Sabtu (2/1).

Ustaz Anwar Sani kemudian menjelaskan beberapa program unggulan dari PPPA Daarul Quran di tahun 2016, Salah satunya, adalah Peningkatan Layanan Qur’an Call bebas Pulsa untuk 10 ribu member.

Alhamdulillah, peningkatan layanan Quran Call bebas pulsa untuk 10 ribu member saat ini sedang dalam proses. Mudah-mudahan akhir Maret rampung,” ungkap Ustaz Anwar Sani.

Program PPPA Daarul Quran lainnya, kata dia, adalah pendirian Pesantren Takhassus di berbagai wilayah Indonesia; Jakarta, Bogor, Cikarang, Sukabumi dan Samarinda.

”PPPA Daarul Quran tengah melakukan Pendirian Kampung Qur’an di berbagai pelosok di Tanah Air,” ungkap Ustaz Anwar Sani.

Mengisi tahun 2016, sambung Ustaz Anwar Sani, PPPA Daarul Quran juga tengah mendorong pendirian rumah tahfidz di setiap kota, kabupaten, kecamatan hingga ke desa-desa di Indonesia.

Guna membangun Indonesia dengan Alquran, ungkap Ustaz Anwar Sani, PPPA Daarul Quran tengah serius menebar Daqu Value di berbagai sektor pendidikan, dunia kerja, kesehatan, sosial dan dakwah.

PPPA Daarul Quran juga melanjutkan pembangunan Pesantren Daarul Qur’an di Malang, Banyuwangi, Jambi, Cilegon dan menambah fasilitas Pesantren Daarul Quran di Ketapang, Cikarang, Lampung dan Semarang

Insya Allah tahun 2016 ini, PPPA Daarul Quran akan melaksanakan Wisuda Akbar di 33 propinsi di Indonesia serta lima negara di luar negeri,” ungkap Ustaz Anwar Sani menambahkan. (die/republika.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.