Program “Barang bekas untuk wakaf Qur’an” sebuah solusi wakaf dari BIsNet Foundation

0
699

Bandung beritalangitan.com – Team Donasi Wakaf 1 Juta Al.Qur’an dan BIsNet Foundation  mengumpulkan barang-barang bekas layak guna dari masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan akan menjadi Investasi pahala bagi pelakunya.

“Selanjutnya barang-barang tersebut dirapihkan seperlunya dan dijual kembali dan nanti hasilnya kita belanjakan Al-Qur’an ujar Sopian Farid, selaku Koordinator penggerak penjualan donasi baju bekas untuk Wakaf 1 juta Al.Quran, Senin (20/03/2018).

Ia menjelaskan, ide tersebut muncul  masyarakat yang notabene saat ini tidak dapat membaca Al.Qur’an bahkan yang menjadi khawatir masyarakat juga tidak memiliki mushaf Al.Qur’an, ini lah yang jadi problematika yang terjadi di masyrakat sekarang bagaimana dapat membaca Al.Quran mushafnya pun mereka tidak memiliki.

Sopian mengatakan hasil pemikiran nya untuk memanfaatkan barang bekas untuk di manfaatkan dan kita jual untuk pengadaan mushaf Quran. Di targetkan pada Ramadhan 1439 H nanti sudah bisa digunakan untuk menebar Wakaf 1 Juta Al.Quran untuk keluarga Indonesia. “Seluruh hasil penjualan barang bekas akan digunakan untuk pengadaan mushaf Quran,” kata dia.

Sopian menuturkan, di luar dugaan antusias masyarakat untuk bersedekah dengan barang-barang bekas pakai sangat luar biasa. Bahkan masyarakat dalam pembelian barang-barang bekas yang kami jual begitu antusias karena mereka berfikir bukan hanya membeli barang bekasnya melainkan ini sebuah sedekah dalam mewujudkan Wakaf 1 Juta Al.Quran.

Alhamdulilah hasil penjualan langsung kami belikan Al.Qur’an dan langsung kita distribusikan kepada Guru ngaji Ibu Eni dan Ustadz Arifin  Al.Quran juga Alat solat di Masjid Al. Mutaqin yang beralamat di Kp. Sawah Bera Rt.01/04 Desa Dayeh Luhur, Kota Sukabumi.

Barang-barang yang akan kami kumpulkan meliputi pakaian, tas, sepatu, peralatan elektronik, peralatan dapur, tempat tidur, kursi tamu, sepeda, peralatan olah raga, bahkan sepeda motor. “terangnya

Tidak selamanya sedekah jariyah harus dengan wakaf tanah,  barang bekas yang hampir menjadi sampahpun bisa diubah menjadi amalan yang pahalanya akan terus mengalir ketika seorang muslim telah meninggal.

Reporter  : Andriansyah
Redaktur : D.Udas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.