Quin Cake : Berawal Dari Nol, Jatuh Bangun Hingga Akhirnya Menuai Berkah

0
190

Cianjur, beritalangitan.com – Bagi masyarakat Cianur mungkin sudah sangat familiar dengan salah satu gerai Kue yang bernama Queen Cake, di tempat ini beraneka kue bisa dipesan, baik kue ulang tahun, pernikahan, atau hanya cemilan saja.

Ardi sang pemilik memaparkan pada beritalangitan.com Berdirinya Quin Cake ini berawal dari anaknya yang sudah di vonis oleh dokter sensitif terhadap pemanis buatan jadi tidak bisa sembarangan jajan atau makan di luar, akhirnya ia bersama istrinya mencoba untuk membuat makanan sendiri tanpa pemanis atau pewarna buatan.

Namun setiap kali membuat makan sendiri untuk anak sering sekali lebih produksinya, sehingga seringkali kami bagikan ke keluarga yang lain dan tetangga, alhamdulillah responnya baik, makanan yang di buat enak dan akhirnya mulai banyak yang order dari mulai keluarga dan tetangga-tetangga yang lainnya.

Di pertengan tahun 2012 kami mulai produksi dengan jumlah yang cukup banyak sesuai dengan orderan, tentunya dengan bahan yan sama tanpa pengawet dan pemanis buatan. Selain kue-kue biasa kita merambah juga ke jajanan, bolu-bolu, kue pernikahan dan masih banyak jenis yang lainnya.

“Hal yang paling kita ingat pada saat merintis usaha ini adalah ketika produksi kita banyak namun pendapatan kecil, artinya tidak balik modal malah kita harus pinjem modal lagi, pernah juga kita gagal produksi kue karena kurang pas dalam resepnya, dan kelemahan kita saat itu adalah dalam hal memasarkan produk karena kita belum memahami bagaimana cara memasarkan kue ke masyarakat melalui internet dan sebagainya, akhirnya kami mencoba untuk belajar marketing dan sebagainya ujar Ardi”.

Kue pertama yang di buat pada waktu itu bolu pelangi, namun sudah beberapa kali di buat hasilnya belum sesuai yang di harapkan, sehingga setiap produksi bolu pelangi sering kali banyak sisa-sisa bahan produksi, akhirnya berinisiatif sisa-sisa produksi tersebut di buat kue-kue kecil berupa cup, box, kotak/dissert mika. Tetapi justru menu kue-kue kecil ini yang Lakunya luar biasa dan saat ini menjadi kue yang sangat di minati sampai sekarang.

Bumingnya Quin Cake itu pada awal tahun 2014 hingga sekarang, karyawan saat ini yang bekerja di Quin Cake berjumlah tiga belas orang dan di tambah pertiga bulan anak-anak yang PKL (Praktek Kerja Lapangan) dari SMK yang berada di Cianjur berjumlah empat orang.

“Harapan saya dengan istri, Quin Cake kedepannya bisa di kenal juga di berbagai kota-kota besar tidak hanya untuk warga Cianjur saja, dari situ tercetuslah ide untuk membuat istilah oleh-oleh Cianjur yaitu “Kumetap Cianjur” tujuannya adalah untuk memperkenalkan dan memberitahukan bahwa di Cianjur ada loh jajanan atau oleh-oleh Cianjur berupa kue-kue yang bisa di bawa pulang.

“Kumetap itu istilah dari bahasa sunda yang artinya kutap ketap, ketagihan, ketika melihat kue itu rasanya ingin terus menerus mencicipi kue tersebut, dengan istilah tersebut semoga rasanya dapat sesuai dengan lidah masyarakat pada umumnya terutama lidah orang sunda, ujarnya”.

Dalam sehari kue-kue yang di box atau mika ini dapat di produksi minimal enam puluh box mika kue dengan harga cukup terjangkau yaitu sekitar Rp 25.000/box mika, sedangakan untuk yang ukuran agak besarnya minimal dalam sehari dapat memproduksi lima puluh pis kue dengan harga Rp 50.000. Untuk jam operasional outlet dimulai dari Jam 08:00 sampai Jam 19:00 yang berlokasi di Jl. Aria Cikondang No.82, Sawah Gede, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Tim lipsus beritalangitan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.