Ratusan Jamaah Hadiri Kajian Kitab Hikam dan Santunan yatim, Yang di Gelar BIsNet Foundation

0
469

Cianjur, beritalangutan.com – Sebagai Lembaga yang menjunjung Nilai nilai Islam Yayasan Beritalangitan Islamic Network mengadakan acara bulanan Kajian Islam kitab kuning Al.Hikam sekaligus menyantuni anak yatim, kajian kali ini Ustadz Didin Syafrudin bertema “Jangan Meminta Karena Hawa Nafsu”.

Kajian ini digelar di halaman Pondok Pesantren Mahasiswa Tahfidz Daarul Ummah yang berlokasi di Kp. Balengbeng Desa Mayak, Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Ahad, (21/04/2019).

Rangkaian kegiatan di mulai sejak pukul 09.00 WIB sampai dengan menjelang sholat dzuhur, dan dihadiri para pengurus BIsNet Foundation, Para Asatidz dan Santri Pondok Pesantren Darul Ummah, juga warga masyarakat sekitar serta anak-anak yatim.

Saat ini Jamaah yang hadir tak kurang dari 300 jamaah, lebih banyak dari kajian bulan sebelumnya. Pada kesempatan ini, Pimpinan Umum BIsNet Foundation Ustadz Ahmad Husna, SH, tidak nampak hadir karena dalam keadaan masih sakit.”tutur panitia.

Pembukaan acara di buka oleh ustadz Ade Sutisna, S.Pd. I, dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang di lantunkan oleh Ustazah Neng Tsani Nurmala dan Ustadzah Metha.

Pada kesempatan itu Dewan Pembina Bisnet Foundation Deni Husnaeni S.Pd.I, M.Pd yang mewakili Pimpinan Umum BIsNet Foundation Ustadz Ahmad Husna, SH, dalam pengantarnya mengemukakan akan materi pasal 19 Kitab Al -Hikam secara singkat, serta menyampaikan pentingnya menyantuni Anak yatim dimana diturunkan perintah Allah agar kita sebagai umat muslim untuk selalu mengasihi anak yatim dan jangan sekalipun menghardiknya. Karena barangsiapa yang menghardik anak yatim, maka merekalah orang- orang yang mendustakan agama.”tuturnya

Ia juga sampaikan ucapan salam silaturahmi dan terimakasih kepada para jamaah serta para donatur yang telah hadir dalam rangka kajiaan kitab Al-Hikam di pesantren Daarul Ummah ini.

Acara pokok kajian kitab al-Hikam dibawakan oleh Ustadz Didin Syafrudin yang mengatakan bahwa Kehendak itu terjadi ada empat macam yaitu kehendak diri, kehenadak setan, kehendak malaikat dan kehendak Allah. Bentuk kehendak baik dan buruk, kehendak buruk mutlak dari setan, kehendak baik dan buruk dari diri manusia, kehendak yang baik dari malaikat, kehendak absolut dari Allah dan hakekatnya semua kehendak itu dari Allah, kehendak yang jadi ibadah yang mengatas namakan Allah, diluar itu tidak mutlak.

Beliau Berpesan kepada seluruh jamaah kajiaan, Bahwa kegiatan baik ritual maupun sosial harus mengatas namakan Allah yang disebut dengan ikhlas. Menurut Tasahuf bernilai mukorobah atau bernilai musahadah.”tegasnya

Acara di tutup dengan santunan anak yatim dan foto bersama anak yatim yang hadir, satu persatu santunan berupa paket sembako dan uang diberikan oleh para pengurus yayasan serta para donatur, anak-anak yatim menerimanya dengan antusias dan penuh kegembiraan.

Reporter : Badrusalam
Redaktur : D. Udas
Email : redaksi@beritalangitan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.