Rayakan Hari Jadi Kemerdekan RI Ke-72, Tiga Komunitas ini Bagikan Nasi Kotak untuk Kaum Dhuafa

0
135

Denpasar (Bali) – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang jatuh pada hari Kamis (17/8) 2017 dirayakan dengan cara berbeda oleh tiga komunitas anak muda di Bali.

Komunitas Ketimbang Ngemis Bali, Komunitas Berbagi Nasi Chapter Bali, dan Komunitas Bersama Kita Peduli (BKP) merayakan hari kemerdekaan Indonesia dengan membagikan 300 Nasi Kotak untuk Kaum Dhuafa di Kota Denpasar dan sekitarnya.

Kaum Dhuafa yang disasar oleh anak muda dari tiga komunitas ini diantaranya berprofesi sebagai pemulung barang bekas, buruh angkut barang di Pasar, petugas kebersihan, pedagang asongan, buruh bangunan, pedagang kaki lima, pengamen jalanan, hingga juru parkir.

1502958501576Kegiatan pembagian Nasi Kotak  dilakukan mulai pukul 10.00 wita. Para anggota komunitas yang sudah  berkumpul di salah satu bekas gedung swalayan di Jalan Dipenogoro berkumpul dan membagi diri menjadi tiga grup. Para anggota komunitas melakukan pendistribusian nasi kotak dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Grup pertama melakukan rute pendistribusian nasi kotak ke daerah Kecamatan Denpasar Barat, grup kedua melakukan kegiatan pendistribusian nasi kotak ke daerah Kecamatan Denpasar Selatan, dan grup ketiga mendistribusikan nasi kotak ke daerah Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Utara.

Irish Samantha yang turut ikut dalam kegiatan pendistribusian nasi kotak untuk kaum dhuafa dari Komunitas Ketimbang Ngemis Bali mengatakan tujuan diadakan kegiatan yang dilakukan dengan komunitas-komunitas sosial di hari kemerdekaan RI adalah untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama terutama saudara sebanga yang tidak mampu.

“Momen pembagian nasi kotak di hari kemerdekaan  dipilih karena menurut saya para kaum dhuafa yang bekerja merupakan para pejuang untuk hidup dan keluarganya” tuturnya.

Irish tidak menyangka kegiatan pembagian nasi kotak banyak yang turut berpartisipasi.

“Hal ini menunjukan bahwa masih banyak masyarakat di sekitar kita yang memiliki kepedulian yang sama untuk sekitar. Hanya saja banyak masyarakat terbatas dalam informasi bagaimana cara menyalurkan kebaikan yang mereka miliki” tambahnya.

Ia berpesan bahwa kegiatan seperti ini harus banyak ditularkan ke masyarakat khususnya ke anak muda agar lebih sadar dan peduli terhadap hal-hal sosial disekitar mereka

“Kegiatan yang kami lakukan secara tidak langsung  membantu pemerintah untuk menuntaskan kesenjangan sosial apalagi kekurangan pangan” tegasnya.

1502958509202Di tempat yang terpisah, Soraya  Sarah Afifah anggota Komunitas Ketimbang Ngemis Bali mengaku banyak mendapatkan pengalaman hidup saat proses pembagian nasi

“Saya bisa lebih mensyukuri dalam menjalani kehidupan dan mendapatkan banyak inspirasi dari para kaum dhuafa sebagai sosok pejuang kehidupan” ungkap Soraya. (Dhani/CJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.