Ribuan Guru Honorer Se-Kabupaten Sukabumi, Mogok Mengajar

0
520

Sukabumi, beritalangitan.com – Aksi mogok mengajar guru honorer di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus berlanjut. Guru honorer menuntut kebijakan pemerintah selain itu mereka juga melakukan istighosah dan berdo’a bersama yang dikemas dalam acara silaturahmi akbar guru honorer di lapang Stadion Korpri Cisaat Sukabumi. (19/09/2018).

Dalam penyampaian orasi Koordinator aksi Kris Dwi Purnomo mengatakan, tuntutan tersebut ialah meminta pengakuan dari Pemda Kabupaten Sukabumi berupa surat keputusan (SK) untuk honorer. Kami meminta pengakuan dari Pemda dengan SK honorer, ujarnya di sela-sela aksi.

Selain itu, mereka meminta jaminan kesehatan dan kesejahteraan dari tambahan APBD. Termasuk mencabut Permenpan RB nomor 36 tahun 2018. ucapnya.

Tak hanya itu, mereka pun meminta agar Pemkab mengangkat honorer secara bertahap. Hal itu sesuai umur dan kebutuhan. Jumlah honorer di Kabupaten Sukabumi hampir 15 ribu orang.

Apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka akan menggeruduk Pendopo dan DPRD Kabupaten Sukabumi. Bahkan bila perlu akan datang ke istana presiden.

“Tentunya ini aksi pemanasan, secara bertahap akan kami tempuh hingga ke istana” tandasnya.

Selain itu, kami juga akan melakukan Aksi mogok mengajar dan juga istighosah bersama.

Para pengunjuk rasa juga memprotes Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS 2018. Ketentuan itu dinilai cacat hukum dan sangat diskriminatif.

“Kami berharap agar pemerintah mencabut ketentuan tersebut. Jika tetap diberlakukan maka pemerintah telah mendzholimi para guru honorer” pungkasnya.

Reporter : Ramdan
Redaktur : D. Udas
Email& : redaksi@beritalangitan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.