Ribuan Tenaga Honorer Kabupaten Sukabumi Datangi Kantor BKPSDM, Tagih Janji Pemda

0
89

Sukabumi, beritalangitan.com – Ribuan Guru tenaga honorer yang tergabung dalam Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kabupaten Sukabumi datangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) di Jalan Raya Kadupugur Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (8/10/2019).

Namun hanya 30 orang saja sebagai perwakilan tenaga honorer yang ikut dalam audiensi, sementara sisanya berkumpul di SDN 4 Cisande yang berlokasi tidak jauh dari  pertemuan.

Audiensi ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan jajarannya, Kepala BKPSDM dan Ketua DPRD serta Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Sukabumi.

Usai audiensi Kris Dwi Purnomo selaku koordinator mengatakan, “kedatangan kami merupakan tindak lanjut dari respon pemerintah dalam audiensi pada 3 Oktober 2018 lalu, yang sampai saat ini belum juga direalisasikan, kami melayangkan kurang lebih delapan tuntutan”. Tuturnya.

“Tuntutan pertama, kami minta tenaga pengajar berkualifikasi sarjana yang belum mendapatkan surat tugas, untuk segera diberikan surat tugas. Kedua, Diadakan kembali tunjangan fungsional”. lanjut Kris.

Tuntutan ketiga, kami FPHI meminta surat tugas yang telah diterima tenaga honorer ditambahkan fungsinya. Seperti bisa digunakan sebagai syarat untuk mengajukan sertifikasi.

“Di Kementerian Agama tenaga pengajar bisa mengajukan sertifikasi menggunakan surat tugas. Kenapa di Dinas Pendidikan tidak bisa? Seperti ada diskriminasi”, ungkapnya.

Lanjut Kris, tuntutan keempat, kami minta BPKSDM menghargai pengabdian tenaga pengajar honorer yang sudah lama, untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

“Tuntutan kelima, staf P3K yang lebih dari 35 tahun, dapat masuk PNS tanpa tes. Dan yang keenam, seperti yang telah dijanjikan Pak Sekda, jaminan kesehatan untuk tenaga pengajar honorer, sampai saat ini masih juga belum direalisasikan”, imbuhnya.

Tuntutan ketujuh, masih kata Kris, Pejabat Pembina Kepegawaian memberikan Surat Kuasa (SK) pengangkatan tenaga pengajar honorer sebagai guru tetap. Dan yang kedelapan, kami minta pendapatan guru honorer ditingkatkan. Beber kris kepada beritalangitan.com, usai audiensi.

“Bila masih tidak ada kesepakatan dalam audiensi ini, kita bersama ribuah guru honorer se-Kabupaten Sukabumi akan kembali melakukan aksi di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, di Palabuhanratu,” pungkasnya.

Reporter          : Ramdan

Editor              : Andriansyah

Email               : redaksi@beritalangitan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.