Ribuan Warga turun ke jalan, Kecam Keras pembakaran Bendera Tauhid

0
122

Jabar beritalngitan.com – Gelombang aksi unjukrasa dari berbagai kota di tanah air terus mengalir pasca tragedi pembakaran bedera berlambangkan kalimat Tauhid oleh sekelompok oknum pemuda Banser senin 22/10/18.

Setelah Jakarta dan beberapa kota lainnya kini giliran Sukabumi dan Cianjur yang menggelar aksi turun ke jalan pada jumat 26/10/18.

Di Sukabumi Ribuan Massa turun ke jalan dengan mengibarkan bendera berlambangkan Kalimat tauhid berwarna hitam dan putih. Massa meneriakkan Allohukbar dan menyerukan tindak tegas pembakar bendera.

Massa yang berjumlah ribuan ini kemudian bergerak dari lapangan Merdeka Sukabumi menyusuri Jl.Ahmad Yani menuju gedung DPRD kota Sukabumi.

Dihalaman Hedung wakil Rakyat ini massa menyampaikan tuntutannya yaitu mengecam keras pelaku pembakaran bendera, serta meminta aparat kemanan menindak tegas pelaku penistaan tersebut.

Sedangkan di halaman gedung DPRD Cianjur massa sebelumnya menagih janji pembuatan perpu penolakan Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) serta menuntut pembubaran Ormas Banser, dan meminta pemerintah agar memberi sanksi berat atas kasus pembakaran bendera yang bertuliskan tauhid.

Umat islam merasa di hina dengan pembakaran bendera tauhid tersebut terutama Masyarakat cianjur sehingga massa meminta agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

Disamping itu masa menuntut Perda (LGBT)Lesbian Gay Biseksual Transgender segera di buat kan, karena ini salah satu wabah penyakit menular yang menyebabkan terjadi nya bencana alam, seperti kejadian di palu, kami warga cianjur khawatir kejadian berdampak sama dengan kejadian kejadian di beberapa daerah yang terkena bencana.

Bahkan Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, hingga Desember 2017 pihaknya mempunyai data by name by address komunitas LGBT di Cianjur mencapai 1.640 orang.

Reporter : Rian Sagita
Redaktur : D. Udas
Email : redaksi@beritalangitan.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.