Sempat Raih WDP Karena penyelewengan DAK Pendidikan, Cianjur Kini Raih WTP

0
35

Cianjur, beritalangitan.com – Kabupaten Canjur sebelumnya ditubuh pemerintahan terjadi gunjang-ganjing lantaran Bupati yang menjabat terlibat penyelewengan dana DAK Pendidikan, namun selang beberapa tahun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019, Cianjur kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Seperti dilansir detik.com “Alhamdulillah kemarin kami Terima hasil pemeriksaan BPK untuk LKPD tahun anggaran 2019, hasilnya Cianjur dapat opini WTP,” ujar Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, Sabtu (27/6/2020).

Menurutnya, opini WTP menjadi bukti peningkatan bagi kinerja pemerintah Kabupaten Cianjur selama 2019 lalu di berbagai sektor.

Apalagi untuk LKPD tahun anggaran 2018 Cianjur sempat mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), akibat adanya penyimpangan atau penyalahgunaan DAK pendidikan.

“Ada tiga daerah yang WDP di tahun lalu, salah satunya Cianjur. Dan atas kinerja semua pihak di Cianjur, kita bisa kembali WTP,” ucapnya.

Herman mengungkapkan keberhasilan Cianjur mendapatkan opini WTP ini adalah kado yang baik pula untuk Cianjur jelang Hari Jadi Cianjur, 12 Juli 2020. “Ini adalah kado ulang tahun yang juga baik buat Cianjur dan tentunya seluruh masyarakat Cianjur,” kata Herman.

Sekedar diketahui, Cianjur memang sempat mendapatkan opini WDP untuk laporan tahun 2018. Hal ini tidak terlepas dari adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret bupati nonaktif Irvan Rivano Muchtar bersama tiga orang lainnya. (Tri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.