Soal WNA Cina Tanam Cabai Berbakteri, Yusril: Itu Bukan Petani Biasa

0
457

JAKARTA, 10/12 (beritalangitan.com) — Pakar Hukum Yusril Ihza Mahendra menilai kasus penanaman cabai mengandung bakteri oleh WNA Cina di Bogor sangat berbahaya.

Pada Jumat (9/12/2016), lewat kicauannya Yusril menjelaskan persoalan ini. Menurutnya, sudah saatnya polisi turun tangan menyelidiki masalah itu. “Ini bukan lagi kewenangan imigrasi dan karantina tumbuhan,” katanya.

“Membahayakan tanaman sejenis, jelas bukan kegiatan petani biasa. Polisi patut menduga ini adalah kegiatan sengaja yang terencana dengan rapi,” tambahnya.

Dalam bahasa politik, kegiatan itu dapat digolongkan sebagai sebuah infiltrasi atau subversi untuk meruntuhkan ekonomi suatu negara.

“Bayangkan kalau cabai, bawang dan aneka sayuran kita musnah karena bakteri yang belum ada penangkalnya, negara pasti impor bahan-bahan tersebut,” ujar Yusril, seperti dikutip Republika, Jumat (9/12/2016).

“Darimana impornya? Tentu dari negara yang melakukan infiltrasi dan subversi untuk melemahkan ekonomi negara kita,” tambahnya.

Menurutnya, petani dalam negeri jadi miskin dan tak berdaya, sementara makin banyak saja bahan-bahan kebutuhan yang harus diimpor. Ia pun meminta polisi menyelidiki masalah ini. BIN juga harus mencari tahu apa maksud di balik WN Cina yang menanam cabe berbahaya itu.

Hal-hal seperti ini, menurutnya, jangan dianggap sepele oleh negara. Kegiatan infiltrasi dan subversi dari negara lain harus diwaspadai dan ditangkal

“Keselamatan negara harus diutamakan. Jaga kekuatan dan ketahanan nasional kita dari setiap bentuk infiltrasi!” ujarnya. [www.islampos.com]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.