Surat Terbuka Imam Besar FPI Sumbar Untuk Kapolri

0
100

Beritalangitan.com – Beredar di dunia maya surat terbuka imam besar FPI Sumbar untuk Kapolri Jendral Tito Karnavian.

Surat ini berisikan teguran seorang rakyat untuk menuntut keadilan terhadap penegak hukum terutama instansi kepolisian yang dipimpin oleh Jendral Tito Karnavian, mengenai kasus persekusi yang terjadi pada dr. Flera Lovita yang terjadi di Solok Sumbar pada bulan Mei 2017 yang lalu. Dan juga kasus persekusi yang menimpa Ustad Abdul Somad di Bali baru-baru ini.

Surat terbuka ini salah satunya di posting oleh akun facebook MMC News hingga saat ini telah mendapatkan banyak komentar dan dibagikan lebih dari 5000 kali. Berikut selengkapnya surat terbuka Imam besar FPI Sumbar untuk Kapolri :

SURAT TERBUKA IMAM FPI SUMBAR

Kepada Yang Mulia :

Tuan Jendral TITO KARNAVIAN KAPOLRI

di Jakarta.

Sedikit yang hendak saya sampaikan kepada tuan, masih ingatkah tuan akan kegaduhan masyarakat Solok tersebab dr. Flera Lovita Kota Solok Sumatera Barat pada bulan Mei 2017 yang lalu.

Sehingga hal itu tuan kasuskan sebagai tindak persekusi, kasus yang tidak dapat dibuktikan sama sekali. Memanglah sampai detik ini tidak ada bukti sama sekali bahwa di Solok terjadi persekusi oleh orang-orang berjubah putih. Tuan, kasus ini telah mencederai hati nurani kami sebagai rakyat Sumatera Barat.

Ketika itu tuan dengan sigapnya mencopot Kapolres Kota Solok karena dipandang tidak cakap menyelesaikan dan mengatasi kegaduhan tersebab dr. Flera Lovita tersebut. Ini adalah kasus yang mengada-ada, kasus yang kebenarannya 0%. Hati kami rakyat Sumbar karena itu menjerit karena telah dituduh telah melakukan persekusi.

Barusan di Bali sana kami dengar seorang Ulama besar dari daratan Melayu Riau dipersekusi oleh sekelompok orang pada Jumat tanggal 8 Desember lalu. Dan ini kasusnya riil dan dapat dibuktikan. Aneh sekali, kami tidak melihat tuan Tito berkomentar keras dan tegas tentang masalah ini, kami tidak melihat tuan melakukan pencopotan terhadap Polres ataupun Polda Bali. Sebagi wasit, dimana tuan meletakkan keadilan? Dimana tuan taruh kesamaan didepan hukum? Apakah karena yang dipersekusi itu Ulama maka tuan diam saja?

Bukittinggi, 16 Desember 2017

Tertanda

MUHAMMAD BUSRO KHATIB ALAM

#RakyatMenuntutKeadilanKapolri

Sumber : rambahmedia.com

(Andriansyah)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.