Surat Terbuka untuk Kaum Muslimin, Ahok, dan Kaum Munafikin / Ulama Su’ yang Membela Ahok

0
862
Ahok (kompas.com)

Bismillahirrahmanirrahim

Saudara Saudariku (Kaum Muslimin)

Assalamu’alaikum Wr. Wb. (Salam ini hanya untuk kaum Muslimin)

Sebelum melanjutkan dan membaca surat terbuka ini, cobalah kita belajar bersama-sama membenci dan mencintai segala sesuatu karena Allah Swt.

Walaupun berat bagi kita khususnya saya sendiri yang sangat banyak dosa dan terlalu kotor mungkin saya manusia yang paling banyak berdosa, tapi cobalah kita berpikir dengan hati yang ikhlas, apakah kita terus diam melihat agama kita berkali-kali dinistakan dan dihinakan oleh manusia ini? anggap saja kita semua manusia yang sangat banyak dosa, tetapi apakah karena banyaknya dosa kita Allah menggugurkan kewajiban kita untuk sholat 5 waktu sehingga kita tidak wajib melaksanakan sholat 5 waktu karena banyak dosa? karena banyak dosa Allah menggugurkan kewajiban untuk berpuasa di bulan Ramadhan? atau mungkin karena kita banyak dosa Allah menggugurkan kewajiban kita untuk menjaga agama dan aqidah semampu kita dengan mengikuti para Ulama dari MUI yang sudah jelas legal di negara ini dari dahulu? atau juga kita diam dengan alasan bahwa kita bukan Ulama lalu kita meninggalkan para Ulama yang sedang berjuang di negeri ini?

Jika kita diam dan hanya menjadi penonton para Ulama yang saat ini terus terusan dihadang kaum kafirin dan munafikin lalu kemana mereka (para Ulama kita) meminta dukungan untuk menjaga kehormatan agama? walaupun Allah menjaga mereka tapi Allah sudah mewajibkan kita untuk menjaga para Ulama kita. Sedangkan diam adalah tandanya keridhoan dan ridho terhadap kekufuran dan penistaan adalah “kufur”. Na’uudzubillaah..

Pada zaman Rosul Saw pun ada orang-orang yang sedang menjalani hukuman dari Rosul Saw (orang-orang yang sedang menjalani hukuman penjara/hukum Islam) ketika mendengarkan instruksi jihad fii sabilillah tidak sedikit dari mereka yang meminta keringanan dan memohon agar dikeluarkan terlebih dahulu dari penjara supaya mereka bisa ikut berjihad (perang dijalan Allah) bersama Nabi Saw dan selesai perang mereka siap untuk masuk kembali menjalani hukumannya dan Nabi Muhammad Saw pun mengizinkan mereka, dan ada dari mereka yang tumbang (mati Syahid) dalam peperangan karena mereka merasa tidak mempunyai amal apa-apa selain jihad fii sabiilillah (perang dijalan Allah Swt) dan keberuntungan bagi mereka para Syuhada, karena  prinsip bagi mereka adalah hidup mulia atau mati syahid.

Lalu kenapa kita masih terdiam dan seakan akan terhipnotis oleh cinta dunia padahal tugas dan kewajiban kita ini hanya menjaga agama kita semampu kita saja yang dulu sudah diperjuangkan susah payah dari nol besar oleh Rosul Saw dan para sahabatnya dengan harta, jiwa, darah, dan raga bahkan nyawa mereka. Apa penyebab yang menjadikan kita diam bahkan tidak sedikit pula dari kita yang terang terangan mendukung dan membela penistaan itu. Ahok dengan sombongnya seakan-akan uang dan kekuasaan yg menentukan, Ahok menganggap para Ulama dan kita semua bisa dibeli dan dikalahkan oleh uang dan kekuasaan. Dia sangat tersesat dan tidak sadar diri bahwa sebenarnya kekuasaan tergagah dan power terkuat itu hanya milik Allah  ‘azza wajalla dan tiada yang bisa menandingi kekuasaan dan kehendak Allah Swt. Dia tidak sadar bahwa sebentar lagi dia akan tumbang atas kehendak Allah Swt. Dia sudah tersesat dan harus ditumbangkan sebelum banyak dari kita yang terbawa oleh kesesatannya, dan saya sangat yakin seyakin-yakinya bahwa Allah akan menumbangkannya dengan cara yang terbaik dan diwaktu yg tepat.

Wahai B*bi yang bersuara seperti An*ing.

Kaum Muslimin saat ini sedang terjepit, dan tertindas karena banyaknya para pengkhianat agama dan bangsa, tetapi anda harus tahu bahwa kami tidak akan pernah putus asa dan mundur sampai kapanpun karena Islam itu tinggi dan tidak akan ada yang bisa melebihi ketinggian Islam, dan Islam tidak akan pernah sirna bahkan Islam akan menang dan jaya walaupun melewati berbagai macam cobaan berat dan keterpurukan.

Kepada saudara/i Kaum Muslimin,

Saya mau bertanya, dalam video dibawah ini siapa yang berbicara? Apakah dia seorang manusia atau binatang?

Wahai B*bi yang bersuara seperti An*ing.

Anda mau coba-coba menantang Umat Islam? seakan-akan anda ini pemberani padahal kami tahu kemana-mana pun anda pergi anda selalu dikawal puluhan atau mungkin ratusan dari para personil aparat. Anda ini sangat tidak tahu diri dan lupa diri, kurang apa kita ini sudah banyak toleransi kepada kalian yang minoritas? bahkan kami tidak pernah menyinggung ajaran agama kalian. Kurang apa kami sudah bersabar dan tetap toleransi walaupun sebenarnya kami merasa sakit hati jika membayangkan ribuan orang dari saudara kami (muslimin/muslimat) di daerah yang mayoritas Nasrani (Kristen) yang banyak terbantai di daerah yang mayoritas Nasrani? kurang toleransi apalagi walaupun kami sudah melihat dengan mata kepala kami sendiri dan ada pula di video di youtube melihat kejadian ribuan saudara kami seperti di Ambon, Poso dll. yang jelas-jelas dibantai mayoritas Nasrani (Kristen) disana? sampai ada dari kalangan kami yang ingin melakukan pembalasan dengan pembantaian yang sama di daerah-daerah kami (mayoritas muslimin) tapi kami dilarang oleh para Ulama kami dengan alasan pluralitas atau “rahmatan lil’aalamiin..” bahkan kurang jasa apa para Ulama kami mengingatkan kami dengan Alquran & Sabda Nabi Saw supaya kami menahan diri dan bersabar dan jangan menjual kalau mereka (Nasrani) tidak membeli (jangan mengganggu jika mereka tidak mengganggu Islam/muslimin). Seandainya tidak ada jasa dari para Ulama kami di Indonesia mungkin di Indonesia sudah tidak akan ada agama lain selain agama Islam. Bahkan kami sudah banyak bertoleransi di Indonesia dan kami akan terus bertoleransi sesuai aturan yang benar dalam syari’at agama kami (Islam). Bahkan banyak dari kalangan saudara kami yang membantu kelancaran acara-acara gereja seperti natal dll. dengan alasan toleransi dan rahmatan lil’aalamiin, karena memang tidak ada paksaan dalam Islam, karena Islam tidak menghalalkan umatnya untuk menipu atau memaksakan kehendak supaya orang kafir (non muslim) masuk Islam, apalagi sampai menghalalkan umatnya dengan membuat program Islamisasi atau hamilisasi yang mungkin cara-cara kotor seperti itu dianjurkan dalam agama lain. Tapi Islam tidak membenarkan mempengaruhi orang supaya masuk Islam dengan terpaksa dengan cara membuat wanita atau pasangan yang berbeda agama masuk Islam karena terpaksa dengan sengaja menghamili wanita non muslim/kafir supaya mau tidak mau wanita itu masuk agama Islam karena dia hamil dan supaya anak yang ada dalam kandungannya diakui oleh ayahnya (hamilisasi dilarang dan dosa besar dalam Islam). Bahkan saking toleransinya Islam sampai-sampai ada dari saudara kami seorang haji yang beragama Islam di Jawa yang pernah memberikan dan membebaskan tanahnya yang lumayan luas untuk di dirikan gereja yang lumayan besar disana padahal waktu itu mereka kaum Nasrani (Kristen) sedang susah beribadah dan susah mendapatkan izin tempat ibadah di daerah itu karena daerah itu mayoritas pesantren dan ponpes besar.. subhaanallaah.. ini menunjukkan kesucian Islam yang sangat tinggi dan sangat agung, tapi apa balasan mereka kepada kami? bahkan air susu dibalas dengan air racun.

Hey Ahok yang terlihat murka kepada kami (kaum muslimin) kami juga bisa lebih murka darimu, walaupun Islam yang suci mengajarkan kami untuk bersabar tapi bukan berarti diam terhadap penghinaan dan pelecehan agama, memang betul Islam mengajarkan sabar itu tidak ada batasnya tetapi Islam mewajibkan kami untuk menjaga harga diri muslimiin dan agama Islam dari segala bentuk penistaan dan pelecehan sampai tetes darah penghabisan (sampai mati).

Kurang pluralitas apalagi kami? dalam video dibawah ini anda dengan emosi dan terlihat benci dan wajah busuk memaki dan mendoktrin atau mungkin menggoda keimanan saudara saudari kami dengan ajaran Nasrani yang anda bawa ke mereka, dan anda dengan seenaknya mengkritik kami, memaki maki saudara saudari kami dengan sombongnya anda secara tidak langsung mengatakan bahwa negeri ini adalah milik Tuhan (yang anda yakini adalah yesus) dst. anda dengan seenaknya mengkritik dan berani mengkoreksi ajaran kami, tidak berhak bagimu untuk mengkritik ajaran agama lain, anda terlalu percaya diri hey B*bi.

Anda terlihat menantang Allah Swt dan kaum muslimin seakan akan anda yakin akan menjadi Gubernur DKI kembali? Tidak, kami tidak akan menerima anda menjadi pemimpin apapun di negeri ini, anda tidak sadar, satu detik saja anda dan seluruh kekuasaan yang mensupport anda bisa hancur atas kehendak Allah Swt, ingat ini.

Tak lupa saya sedikit ingin menyampaikan uneg-uneg saya dari kemarin-kemarin, saya ingin menyampaikan pesan dan himbauan kepada kalian kaum munafik yang mencari sensasi dan mencari nama dengan menantang Imam sekaligus Ulama besar kami (Habib Rizieq Syihab) seenaknya kau tantang Guru kami melalui media atau apapun. Hey para c*cunguk, hadapi saya (Ali Rezha Assegaf) terlebih dahulu kalau kalian serius ingin mencoba, karena Imam kami bukan tandingan kalian, Imam kami orang sakti dan Allah memberikannya keutamaan dan karomah kepadanya yang kalian tidak bisa tandingi. Satu telunjuk jari saja menunjuk kepada kalian jika beliau mau mungkin kalian sudah habis terbakar menjadi abu dalam hitungan detik dengan izin Allah Swt. jangan dulu berhadapan dengan Imam kami tapi hadapi saya terlebih dahulu dan saya yakin akan menang dengan izin Allah Swt. Saya katakan kepada siapapun dan dimanapun berada yang menantang Imam saya (Habib Rizieq Bin Syihab) silahkan berhadapan dengan saya terlebih dahulu jangan gila dengan menantang yang bukan lawanmu, kalian buktikan jangan bisanya hanya “say only no action” b*cot gede tapi tidak ada pembuktian, alias pengecut bin b*ncong.

Kepada saudara saudariku Muslimiin dan Muslimat di Indonesia, ayo kita buktikan kepada dunia bahwa Islam di Indonesia akan jaya dan menang dan kita wajib membuktikan kepada Ahok yang sombong dan kepada dunia bahwa Indonesia adalah milik Allah Subhaanahu Wata’aalaa juga milik kaum muslimiin.  Para pejuang dan pahlawan yang memerdekakan Indonesia bukan orang Cina atau Nasrani (Kristen). Para pahlawan di Indonesia adalah kaum muslimin yang dipimpin para Ulama dengan semangat Jihad dan takbir. Justru 350 tahun lebih Belanda menjajah rakyat Indonesia bukan hanya mengeruk dan menjarah harta dan kekayaan di Indonesia bahkan mereka memaksakan rakyat Indonesia dengan membawa Visi Misi Missionaris (Kristenisasi) sehingga tidak sedikit kaum awam dari bangsa ini yang terbawa ke agama para penjajah Belanda (Kristen). Maka sangat aneh bagi kami tapi bukan tidak percaya, jika ada orang yang beragama Nasrani (Kristen) di Indonesia yang menjadi pahlawan dan melawan penjajah Belanda yang sama-sama satu agama. Bagi saya ini sangat aneh tapi bukan tidak percaya, karena biasanya hanya orang orang yang berbeda agama yang tidak mendukung saudara saudara seagamanya dalam menyebarkan misi agamanya.

Tapi saya sangat percaya dan saya tahu jika ada orang keturunan Cina yang maling uang negara yang berjumlah puluhan sampai ratusan triliun dari Indonesia atau yang disebut dengan para koruptor dari peranakan Chiness yang kabur ke Tiongkok itu sangat banyak, bahkan banyak yang tidak tertangkap sampai sekarang, seperti kasus BLBI dll. apalagi di zaman Presiden Megawati SP.

Saya peringatkan kepada anda Ahok, untuk mempersiapkan diri masuk hotel prodeo, jika sampai waktu yang sudah ditentukan para Imam kami dari GNPF-MUI anda masih belum masuk bui juga karena ada segelintir kaum munafikin (para pengkhianat agama dan bangsa) yang terus menerus sibuk melindungi anda. Kita berjanji dan memohon izin kepada Allah Swt dan juga para Ulama dari GNPF-MUI akan berusaha sekuat tenaga dan sekemampuan kita untuk menggulingkan anda dan orang-orang yang sudah terang-terangan melindungi anda, sudah terlihat jelas (dari zhohir) anda benci Islam dan kaum muslimin, itu menunjukan bahwa anda adalah Kafir Harbi (Non muslim yang memusuhi Islam), kalau dalam hukum Islam anda sudah halal dibunuh, dan dari kemarin anda sudah mati diadili, walaupun anda sudah minta maaf.

Ya Allah tunjukkanlah kekuasaan dan kekuatanmu di negeri ini Yaa Rabb, hidupku matiku karena-Mu kepada-Mu dan untuk-Mu.

Bagi sebagian para Ulama Su’ dan kaum munafikin yang sudah/sedang/akan mendukung Ahok, mohon dibuka dan klik link video dibawah ini, coba kalian dengarkan dan berpikir apakah kalian ridho/rela melihat muslimin dan Islam dilecehkan dan dimaki-maki? jika kaliah masih tetap rela dan masih mendukung atau bahkan melindungi B*bi ini maka persiapkanlah diri kalian untuk menunggu kehancuran berbarengan dengan Ahok Cs. bukan hanya kehancuran di dunia saja tetapi juga kehancuran di akhirat nanti.

Semoga aku, keluargaku, para sahabatku, teman-temanku, juga saudara saudariku seiman dan seagama diberikan kejayaan, di ampuni segala dosanya, dan diselamatkan dunia akhirat, amin. Dan semoga Bapak Ahok dan konconya juga kaum munafikin yang mengaku Islam tapi pro Ahok mendapatkan hidayah dari Allah Swt. jika Allah tidak memberi mereka hidayah semoga mereka dimusnahkan dan dihancurkan oleh Allah Swt secepatnya. Amin Ya Rabb.

Semoga kita semua dijauhkan dari aqidah sesat dan dijaga keimanan kita supaya tetap istiqomah dalam agama yang mulia ini (Islam).

Wassalamu ‘alaikum. Wr. Wb. (salam ini hanya untuk kaum muslimin)

Sayyid Ali Rezha Assegaf (Ketua Umum DPP-BRANTAS)

Http://news.beritaislamterbaru.org/2016/11/video-ahok-rendahkan-iman-islam-di.html?Utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook&m=1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.