Ternyata Suriah dipasok Senjata Oleh Rusia Sebelum Membantaian Ghautah Timur

0
155

Sebagian besar amunisi dan senjata ini dikirim ke bandara militer Al-Dumayr, 30 mil (45 km) di sebelah timur ibukota dan terletak di gerbang timur pinggiran Ghautah.

Tak hanya lewat udara, pasokan senjata itu juga dikirim via darat. Kendaraan militer Rusia yang dilengkapi dengan rudal dan persenjataan lainnya terpantau menuju Sayqal, Khalkhalah, dan al-Nasiriyah pada hari Sabtu. Kendaraan itu bertolak dari pangkalan militer Rusia di Lattakia.

Tidak hanya itu, pemerintah Putin juga mengirimkan bom eksplosif tinggi, peluru “FAB” anti-imunisasi kaliber 100-120, kaliber 250 dan kaliber 500.

Bahkan, bom fragmentasi eksplosif tinggi (OFAB) dan bom cluster (CBK) yang dirancang dari dari bom Tipe 250-500, Pyrolysis dan Fosfor juga termasuk didalam pengiriman tersebut.

Terkait operasi di Ghautah Timur, Menlu Rusia Sergei Lavrov tidak menyembunyikan maksud Assad dan sekutu-sekutunya untuk mengulangi skenario Aleppo di wilayah timur Damaskus dalam sebuah pernyataan pers baru-baru ini.

Gempuran di Ghautah Timur meningkat sejak Ahad (18/02). Dilaporkan sudah ratusan korban tewas dan ribuan luka-luka akibat kampanye militer itu. Ghautah Timur sendiri merupakan wilayah oposisi terakhir yang jaraknya paling dekat dengan pusat pemerintahan rezim Assad di Damaskus.

Sumardi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.