Tidak Terima Dituduh Mencuri, Ribuan Santri Datangi Indomaret Manonjaya

0
337

Tasikmalaya, beritalangitan.com – Tidak terima atas tuduhan mencuri dan penggeledahan terhadap empat santriwati Ponpes Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya , ribuan santri datangi Indomaret Manonjaya untuk memprotes perlakuan pihak supermarket itu.

Ribuan santriwati itu menuntut pihak Indomaret meminta maaf karena sudah semena-mena melakukan tuduhan hingga membuat empat santriwati di ponpes itu merasa dihina.

Dalam aksi demonya di depan Indomaret itu, Jumat (3/1/2020), perwakilan dari santriwati bergantian melakukan orasi. Di tengah aksi terlihat beragam spanduk dan poster bertuliskan kecaman terhadap pengusaha Indomaret yang melecehkan santriwati. Di kutip dari galamedianews.com.

Koordinator aksi, Rosita dalam orasinya mengatakan, aksi ini sebagai kecaman terhadap perilaku pengelola Indomaret yang tidak menghargai santriwati.

Pihaknya mendesak Indomaret Manonjaya ditutup hingga tuntutan pihak santri Miftahul Huda dipenuhi. “Meminta maaf lewat media nasional atas kejadian tuduhan pencemaran nama baik Santriwati Miftahul Huda yang dituduh mencuri oleh pihak karyawan Indomaret Manonjaya,” ujar Rosita.

Sementara itu, salah seorang pengasuh Ponpes Miftahul Huda, Manonjaya, KH Ujang Surahman menuntut pihak Indomaret meminta maaf secara langsung kepada pihak pesantren dan kepada santriwati yang bersangkutan. Pasalnya, santriwati tersebut sudah merasa dipermalukan dengan cara digeledah karena disangka mengambil barang milik Indomaret.

Hingga berita ini ditayangkan belum diperoleh informasi bagaimana sikap pihak Indomaret Manonjaya.

Rian Sagita

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.