Tim SAR Diturunkan pada Bencana Aqidah

0
487

SOLO 21/11 (beritalangitan.com) — Ribuan Umat Islam di Solok, Jawa Tengah kembali mengelar Aksi Bela Islam.

Lembeknya penegakan hukum pada kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menandakan bahwa negara sedang digiring menjadi negara komunis-atheis.

Hal itu disampaikan ketua Pondok Pesatren Takmirul Islam Solo, KH. Muhammad Ali dalam orasinya di depan Mapolresta Surakarta, Jumat (18/11/2016).

Ulama yang biasa disapa Abah Ali itu sengaja datang dengan bersama pasukan SAR Juba Reque yang didirikannya.

Abah Ali mengungkapkan umumnya SAR hadir saat bencana alam melanda. Namun, pihaknya sengaja selalu hadir dalam Aksi Bela Islam.

Hal itu disebabkan saat ini Indonesia sedang mengalami bencana yang lebih dasyat, yakni bencana aqidah.

“Bencana alam memang seringkali menelan korban jiwa. Tapi bencana besar bagi negeri ini adalah bencana aqidah. Maka, menjadi kewajiban bagi kami untuk turut serta melakukan upaya penyelamatan agar negeri ini tidak hancur,” katanya.

Abah Ali menambahkan, rakyat negeri ini didominasi oleh kaum muslim. Namun kenyataannya negara ini bukan negara Islam.

Meskipun demikian negara ini tidak boleh diisi oleh orang-orang yang bebas menghina agama. Bahkan kebijakan pemerintah, mulai dari pengosongan kolom agama, hingga tumpulnya hukum pada kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok menandakan negara digiring menjadi negara komunis-atheis.

“Kalau kita cermati kebijakan negara ini dibawa kearah komunis-atheis. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Abah Ali menyerukan agar umat Islam termasuk TNI/POLRI yang muslim untuk bersama sama melawan kaum kafir yang menginjak injak Islam.

Sebab di akhirat, saat dihisab, kelak manusia hanya dibagi dalam dua sisi.

“Pilihannya hanya dua, di sisi kanan atau di sisi kiri. Di sisi kanan dengan berjuang menegakan kalimatillah atau berada di sisi kiri yang menentangnya dan akan berakhir di neraka,” tandasnya. *(voa-islam.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.