Turki Mendirikan Pangkalan Militer di Qatar Untuk Menghadapi Musuh Bersama

0
681

DOHA, 20/12 (Beritalangitan.com) – Turki akan membangun pangkalan militer di Qatar sebagai bagian dari perjanjian pertahanan yang bertujuan membantu mereka menghadapi “musuh bersama,” ungkap Duta Besar Turki untuk Qatar, Rabu.

Pembentukan basis militer adalah bagian dari perjanjian yang ditandatangani pada tahun 2014 dan diratifikasi oleh parlemen Turki pada bulan Juni, dalam rangka mengintensifkan kemitraan dengan Qatar pada saat meningkatnya ketidakstabilan dan semakin melemahnya pengaruh AS di wilayah tersebut.

Duta besar Turki, Ahmet Demirok, mengatakan kepada Reuters bahwa 3.000 pasukan darat akan ditempatkan di pangkalan – instalasi militer pertama Turki di luar negeri di Timur Tengah – serta unit angkatan udara dan laut, pelatih militer dan pasukan operasi khusus.

Pangkalan serbaguna tersebut akan digunakan sebagai tempat untuk latihan bersama. Perjanjian tersebut juga memberikan Qatar opsi untuk mendirikan basis militer di Turki, ia mengatakan dalam sebuah wawancara.

“Turki dan Qatar menghadapi masalah umum dan kami berdua sangat prihatin tentang perkembangan di kawasan dan kebijakan dari negara-negara lain … Kami menghadapi musuh bersama. Saat ini adalah masa kritis, jadi kerjasama Timur Tengah antara kami sangat penting, “kata Demirok.

Qatar adalah rumah terbesar bagi pangkalan udara  AS di Timur Tengah, Al Udeid, di mana sekitar 10.000 personil militer ditempatkan, dan pengaruh  AS di wilayah tersebut saat ini dinilai semakin berkurang.

Demirok mengatakan 100 tentara Turki saat ini berada di Qatar untuk pelatihan militer negara Teluk. Dia tidak mengatakan kapan basis militer Turki akan selesai dibangun.

“Hari ini kita tidak membangun aliansi baru melainkan menemukan kembali hubungan bersejarah dan persaudaraan,” katanya, mengacu pada Khilafah Muslim Ottoman yang sebelum keruntuhannya pada tahun 1920, membentang dari Eropa Timur ke Teluk Arab.

“Dengan semakin lemahnya pengaruh Amerika Serikat di Teluk, apa yang kita saksikan sekarang adalah diversifikasi sekutu potensial,” kata Jean-Marc Rickli, seorang profesor di King College London mengajar di Qatar National Defense College.

“Jika Anda adalah negara kecil seperti Qatar, Anda memiliki kepentingan untuk menjadi tuan rumah dari beberapa sekutu di wilayah Anda, karena akan menyediakan jaminan keamanan langsung dari sekutu Anda. Selain itu, meningkatkan potensi kerugian bagi agresor jika ingin melakukan serangan potensial. ” (aw/middleeastupdate.net)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.