Viral Soal Lagu Aisyah, Ini Syarat Penuturan Keluarga Nabi

0
372

beritalangitan.com – Menghormati istri dan keluarga Rasulullah merupakan hal yang wajib, baik dengan ucapan atau penggambaran.

Namun demikian, menurut Ketua Ustadz M. Zaitun Rasmin, haram hukumnya jika penggambaran tersebut ditujukan untuk mengejek atau bahkan melecehkan Ahlul Bayt (Keluarga) Rasulullah.

“(Penggambaran) yang paling penting adalah sesuai dengan hadits-hadits shahih tentang mereka,” ujarnya, Senin (6/4).

Dia melanjutkan, adab untuk mengenang dan menghormati keluarga Rasulullah, tak terkecuali sang istri, Ummul Mukminin Sayyidah Aisyah memang ada banyak caranya.

Namun demikian, dia menerangkan, langkah tersebut harus dengan cara yang baik-baik. “Utamanya, selalu menyebutkan doa dan penghormatan kita kepada mereka dengan menyematkan kata, Radiyallahu (anhu/anha) di belakang nama masing-masing,” kata dia

Dia menjelaskan, menyatukan kata mereka (anhum) menjadi satu juga bisa disebutkan dengan menyebut Radiyallahu’anhum.

Dia menggarisbawahi, mengenang dan menggambarkan keluarga rasul harus dilakukan dengan menyebut segala kebaikan dan semua sifat-sifat baik dari mereka. Terlebih, jasa-jasa yang pernah dilakukan mereka.

Lebih lanjut, menghormati istri dan kerabat serta keluarga Nabi SAW juga tidak boleh menyebutkan kekurangannya. “Baik dengan niat merendahkan atau menyindir, ataupun dengan niat seperti itu,” katanya seperti yang dilansir dari republika.

Terkait penggambaran dalam lagu Viral Aisyah baru-baru ini dia juga mempertanyakan soal kedipan mata atau lainnya. Menurut dia, penggambaran lainnya bisa dilakukan, asalkan sesuai dengan hadist yang shahih

“Contohnya Humaerah (merah pipi) itu memang ada dalam hadist,” kata Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia ini. (RS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.