Zulkifli Hasan Stigma Islam Radikal itu Salah Alamat

0
391

Mojokerto, beritalangitan.com – Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan bahwa melalui santri, perjuangan kemerdekaan dikobarkan, jadi  stigma Islam radikal itu salah alamat.

“Justru dari pesantren, santri, kiai, dan ulama bahu-membahu merebut kemerdekaan dari penjajah. Perjuangan santri adalah bukti Islam dan kebangsaan itu tak bisa dipisah-pisahkan,” kata Zulkifli saat menyampaikan orasi kebangsaan di hadapan ribuan santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (17/7/2018). Dikutip dari detik.com

Dengan berbaju koko dan bersarung hijau, Zulkifli mengaku kedatangannya ke Mojokerto adalah untuk menemui KH Asep Saifuddin Chamim, pimpinan Ponpes Amanatul Ummah.

“Saya menemui beliau Kiai Asep untuk silaturahmi sekaligus mohon masukan dan nasihat menghadapi agenda politik, seperti pileg serta pilpres. Sudah menjadi kewajiban umara yang memegang amanah untuk memuliakan ulama,” kata Ketua Umum PAN ini.

Kepada para santri, Zulkifli menceritakan masa lalunya sebagai anak petani yang lahir, besar, dan bersekolah di desa. Baginya, santri di Ponpes Amanatul Ummah ini lebih beruntung dengan segala fasilitas yang ada.

“Kalau yang sekolah di desa saja alhamdulillah bisa jadi Menteri Kehutanan, anggota DPR, sampai Ketua MPR. Nah, apalagi alumni Pesantren Amanatul Ummah pasti bisa lebih sukses,” ungkapnya.

KH Asep Saifuddin Chamim dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan keluangan waktu Zulkifli berbagi pengalaman bersama santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah.

“Apa yang beliau sampaikan ini semuanya ilmu yang berguna buat masa depan. Pengalaman Pak Zul banyak sebagai pengusaha, pejabat tinggi, sampai pimpinan partai. Ada banyak pengetahuan dari tausiyahnya,” tutupnya.

Sumardi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.