Ponpes AL-FALAH – Pesantren tua di Sukabumi yang lahirkan banyak tokoh ulama

2
11210
Sukabumi, 28/11 (Beritalangitan.com) – Pondok pesantren Al-Falah yang terletak di Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi sering disebut sebut sebagai salah satu ponpes yang cukup tua di Sukabumi yang telah berhasil mencetak banyak tokoh Ulama di Jawa Barat.

Pondok Pesantren Al-Falah ini di pimpin oleh KH. Mahbub Sanusi, ia merupakan generasi ke tiga sejak berdirinya pesantren ini yaitu pada tahun 1908. Pendiri pertamanya adalah KH. Muhammad Siddiq bin KH Abdurrohman (alm).

Memang pondok yang berdiri di zaman penjajahan Belanda ini sudah tiga kali mengalami pergantian kepemimpinan. Pertama di pimpin oleh Almarhum KH. Muhammad Siddiq bin KH. Abdurrohman (alm), kemudian Generasi ke dua di pimpin oleh Abdullah Sanusi bin KH. Muhammad Siddik dan sekarang Generasi ke tiga dipimpin KH. Mahbub Sanusi bin KH. Abdullah Sanusi yang akrab di panggil “Abah” oleh para santrinya.

“Sederet tokoh ulama dan kyai besar di Jawa Barat memang pernah mengecap pendidikan pesantren di pondok yang terbilang sederhana ini, sebut saja Ustad Mumu Muhyidin, KH. Ahmad Sanusi (pendiri Ponpes Syamsul Ulum, Gunung Puyuh), KH. Muhammad Masturo (Pendiri Almasturiyah), KH. Ahmad Junaedi (Pendiri Ponpes Miftahusa’adah), KH. Muchtar dari Bayah, Banten dan masih banyak lagi.Menurut KH. Mahbub Sanusi, hingga saat ini Al-Falah memiliki sekitar 450 santri yang berasal dari Sukabumi dan daerah sekitarnya, Awalnya ponpes ini bernama pesantren Sukamantri karena lokasi yang berada di Kampung Sukamantri, lalu kemudian berganti menjadi Al-Falah karena pada saat itu di depannya terdapat sekolah Madrasah yang di beri nama Al-Falah. itulah cikal bakal nama ponpes Al-Falah yang artinya adalah “Kemenangan”, dengan harapan agar lulusannya mendapat kemenangan dan keberkahan Ilmu.

“Salah satu tujuan kami selain untuk dakwah dan penyebaran Agama Islam, juga kami ingin mencetak lulusan atau alumni yang siap terjun di tengah-tengah masyarakat dalam mengajarkan ilmu agama,” tambahnya.

Abah mengatakan salah satu peninggalan bersejarah selain keilmuam disini juga terdapat peninggalan bersejarah yakni bedug besar yang sudah turun temurun berada dilingkungan ini yang dianggap merupakan simbol adanya Ponpes Al-Falah. (An/Fj)*

2 KOMENTAR

  1. Assalamualaikum.. Saya permpuan berusia 28th yg ingin berhijrah,apakah bisa saya menuntut ilmu dan memperbaiki akhlak di ponpes ini?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.