Abdul Jabbar danSaeful Santri Miftahul Huda 27 yang Memiliki Cita- Cita Ingin Membimbing Masyarakat di Kampung Halamannya

0
1832
Saeful dan Abdul Jabbar dan kawan - kawan.

Beritalangitan.com – Sudah 3 tahun Saeful tinggal di Pondok Pesantren Miftahul Huda 27, yang beralamat di dusun Cipeuteuy Rt 09/03 Desa Jayaraksa Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis.

Dia masuk menjadi santri di ponpes Salafi ketika kelas 2 SMU semester akhir, dan sekarang sedang kuliah di STISA ( Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Wal Aqidah ) Asoffa didaerah Manonjaya semester 2.

Pendidikan kesantrianya yang sedang ia tempuh baru kelas Tsanawi tingkat 2,untuk bisa tamat nyantri disini minimal butuh waktu 4 sampai 5 tahun ,untuk menyelesaikan kelas Tsanawi membutuhkan waktu selama 2 tahun ,sedangkan kelas tingkat MA  3 tahun.

Walaupun masih lama waktu yang harus di tempuh, Saepul tetap Ingin konsisten menjalaninya, karena dia punya cita-cita yang cukup agung yaitu kelak dia ingin membimbing masyarakat dengan menggunakan pedoman Alqur’an dan Sunah.

Saat ditanya apakah bentuknya ingin mendirikan Ponpes lagi atau memimpin masyarakat ? Anak tunggal dari pasangan Bapak Kamiludin  dan Ibu Tursinah  ini menjawab saya ingin membangun masyarakat langsung dalam satu kampung,dimana para santrinya adalah seluruh masyarakat dikampung tersebut.

Saya ingin menjadikan kampung saya yang beralamat di Kampung Babakan Salem Rt 03/04 Desa Salem Kecamatan Salem kabupaten Brebes Jawa Tengah menjadi kampung Adem ayem tentrem aman dan sejahtera dengan ciri-ciri tidak ada perjudian, perjinahan,pencurian dan hal hal yang bertentangan dengan Syari’at Allah.

Saat ditanya siapakah yang memberi memotivasi ? Saeful menjawab “yang pertama adalah guru ngaji di kampung dan keluarga terutama sang ibu serta kakek yang menjadi ustad “salah satu  ungkapan dari kakek dan guru ngaji dikampungnya adalah “Teruskan cita- cita yang agung ini nak pantang mundur dan anggaplah setiap apapun yang menghalangi  adalah sebuah tantangan yang pasti sanggup  dilalui

Begitu juga dengan Abdul jabar. Dia orang sekitar ponpes anak dari pasangan Ain Ismail dan ibu Ikah ia sudah 7 tahun menuntut ilmu di ponpes ini.

Hari harinya ia dihabiskan untuk menimba ilmu di ponpes . Pendidikan formal yang ia tempuh sampai dengan Sekolah Dasar, Abdul Jabar juga sama  seperti Saeful dan santri – santri lainya…yaitu setelah kelak tamat dari ponpes ini ingin membangun masyarakat dengan cara menjadi Da’i atau penceramah.

Dari hasil percakapan dengan mereka banyak hal yang dapat kita ambil diantaranya keinginan kuat untuk menperoleh ilmu dan cita citanya yang mulia ingin membangun masyarakat berdasarkan nilai nilai kebenaran. ( teamberitalangitan .com )

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.