Ajengan Iyang Komarudin Pimpinan Ponpes Jawahirul Huda Sukasari Sumedang “Ingin membangun generasi yang jujur”

0
1745
Ajengan Iyang Komarudin ( Pimpinan Ponpes Jawahirul Huda sukasari kab.Sumedang )

Sumedang, (beritalangitan.com) – Bertandang ke kab. Sumedang tepatnya di kecamatan Sukasari Desa Sukarapih Kp Karasak, disana terdapat sebuah Pondok Pesantren yang dipimpin oleh Ajengan Iyang Komarudin,seorang sosok Ajengan yang sederhana dan ramah. Nama pondok pesantren itu adalah Jawahirul Huda yang didirikan pada tahun 2002, saat ini yang belajar dipondok Pesantren Jawahirul Huda ada sebanyak 60 orang santri.

Pondok Pesantren Jawahirul Huda berada dilokasi yang asri, sumber air masih berlimpah sehingga memungkinkan untuk bercocok tanam dan memelihara ikan disekitarnya. kesehariannya Ajengan iyang komarudin diisi dengan mengajar para santrinya yang notabene adalah warga sekitar, siapa saja baik dari kalangan anak – anak, remaja sampai orang dewasa dipersilahkannya untuk belajar tanpa membedakan. Ajengan iyang sangat peduli terhadap pendidikan anak, Bahkan ajengan iyang komarudin tidak memungut biaya belajar kepada para santrinya.

Sesuai dengan apa yang dibekali oleh sang guru, Ajengan Iyang Komarudin Menjalankan kewajibannya sebagai seorang kyai yaitu berupa dakwah dan ber tarbiyah, dengan berbekal petuah dari sang Guru yaitu iqra, yaitu kemampuan melihat dan membaca hal disekitarnya,  dengan mampu membaca dan memahami kondisi sekitar maka akan mudah merumuskan apa yang harus dilakukan untuk mensikapinya.

Kemudian bekal selanjutnya adalah doa dari sang guru “ disana ditanam disana kau jadi,itulah filososfinya dalam menjalankan perintah sang guru untuk bermukim dan melaksanakan tugasnya sebagai kyai.

Yang ketiga bekalnya adalah sifat jujur atau sidik, inilah yang senantiasa di junjung tinggi dan selalu diajarkan kepada anak didiknya. Ajengan iyang komarudin bercita-cita ingin membangun anak – anak yang jujur agar menjadi generasi penerus yang berkualitas baik. Karena menurut Ajengan Iyang sampai hari ini belum ada sekolahan yang memiliki jurusan kejujuran. Orang pintar banyak, orang cerdas banyak akan tetapi jika kecerdasan dan kepintaran tidak di ikuti dengan kejujuran maka itu semua tidak akan ada artinya. Begitu tuturnya.

Walaupun dewasa ini pondok pesantren terutama yang bermodelkan salafiyah kurang diminati oleh sebagian besar kalangan, akan tetapi Menurut ajengan iyang komarudin model pendidikan pesantren salafiyah masih tetap bisa diandalkan karena metoda salafiyah masih efektif dalam membentuk karakteristik seseorang, dan jika bisa mengolahnya bisa menciptakan peluang lapangan kerja baru, dengan cara beternak misalnya atau pertanian dan bidang lain yang bisa ditekuni, semua itu jika dilakukan dengan benar akan bisa menghasilkan dan pesantren itu bisa mandiri pada akhirnya.   (team beritalangitan.com )

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.