HAMIDA Kabupaten Cianjur, Isi Sendi-Sendi Kehidupan Masyarakat dengan Dakwah

0
2067
Himpunan Alumni Miftahul Huda” (HAMIDA).

Cianjur, 02/03 (beritalangitan.com) – Memasuki liputan khusus jelajah pesantren yang diawali pada bulan maret ini tim lipsus kini memasuki zona Priangan Barat dengan diawali Kabupaten Cianjur, salah satu daerah yang dulu mendapat julukan “Kota Santri” pada masa kejayaan salafiyah beberapa dekade lalu, meski julukan itu kini jarang terdengar lagi meski sebenarnya perkembangan syiar Islam di Kabupaten ini masih berkembang pesat, ini bisa dilihat dari jumlah pesantren dan lembaga pendidikan Islam yang terus bertambah setiap tahunnya.

Salah satu faktor yang menjadi urat nadi perkembangan dakwah di Kabupaten Cianjur ini tak bisa lepas dari peran dan eksistensi para Kiyai dan Ustadz-Ustadzah yang tergabung dalam “Himpunan Alumni Miftahul Huda” (HAMIDA), para juru dakwah lulusan pesantren terbesar di Jawa Barat Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya ini memang mendominasi sebagian besar Kiyai yang ada di Cianjur, tercatat tak kurang dari empat orang Kiyai di setiap Desa di Cianjur adalah dari Hamida.

Dengan jumlah anggota aktif tak kurang dari 500 orang, HAMIDA Cianjur sejak tahun 2012 sudah memiliki gedung sendiri yang diberi nama “Gedung Hamida Center Cianjur” (GHCC). Gedung yang cukup besar ini adalah hasil swadaya anggota HAMIDA dan sebagiannya dibantu pemerintah Cianjur dengan menelan anggaran sebesar lebih dari 1,5 milyar rupiah. Terletak di Kampung Cisaat Rt 03/07 Desa Sabandar Kecamatan Karangtengah Cianjur yang diresmikan langsung oleh Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh 2012 lalu.

Gedung Hamida Center Cianjur.
Gedung Hamida Center Cianjur.

Inilah salah satu bukti atas eksistensi HAMIDA dalam penyebaran dakwah di Kabupaten Cianjur. Selain dengan ratusan lembaga pendidikan Islam yang tersebar hingga ke Pelosok yang terpencil, berbagai majelis taklim dan mimbar ilmu pun senantiasa diwarnai oleh eksistensi HAMIDA, inilah yang mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Cianjur sehingga berbagai dukunganpun diberikan.

Saat ditemui Tim lipsus pesantren sejumlah pengurus HAMIDA pun menyambut dengan ramah di Aula besar GHCC yang di bagian depan terpampang Foto Kyai besar pimpinan Miftahul Huda K.H Choer Affandi (alm), selain menyambut baik jajaran pengurus HAMIDA juga bersedia membantu rencana liputan pesantren Cianjur yang disampaikan tim.

IMG_20160302_062800_1
Sekretaris Umum Kyai Ayi Deddy, didampingi Ketua 2 Kyai Uung Ruhimat.

Salah satu peran penting HAMIDA Cianjur dalam penyebaran dakwah adalah dengan aktif membina Pesantren At Taubah, yaitu pesantren yang didirikan didalam lembaga pemasyarakatan kelas 2 B Kabupaten Cianjur, melalui pesantren khusus ini HAMIDA di amanahi tugas membina dan merubah akhlak dan perilaku para Narapidana agar ketika keluar dapat berubah sepenuhya dari jurang dosa menjadi lebih baik, bahkan lebih dari itu, saat keluar nanti diaharapkan para terpidana ini dapat turut menjadi juru-juru dakwah dalam menegakkan syiar Islam di Masyarakat.

Hal tersebut dipaparkan sekertaris Umum HAMIDA Kiyai Ayi Deddy, didampingi Ketua 2 Kyai Uung Ruhimat serta sejumlah pengurus lainnya kepada tim lipsus. “Itu hanya sebagian kecil saja dari peran HAMIDA di Kabupaten Cianjur, dengan berbagai pola dan strategi dakwah kami terus melakukan berbagai upaya dalam merubah sendi-sendi tata kehidupan masyarakat agar sesuai dengan tuntunan agama dan menjadikan Kabupaten Cianjur lebih religius agar syariat Islam dapat sepenuhnya diterima di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Du/Cg/Die/Tri/Blc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.