KYAI ALI NURDIN

0
2037
Mengajak Amar Ma'ruf Nahyi Munkar

Beritalangitan.com – Pesantren Darul Falah Ciloa Desa Handap Herang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Jawa Barat berdiri Tahun 1957 dengan pendiri  KH Zaenal Mustofa dan dilanjutkan oleh menantunya yaitu Kyai Ali Nurdin pada tahun 1985.

Sebelum mengabdikan diri sebagai pengelola ponpes Darul Falah Kyai Ali Nurdin mengikuti pendidikan pesantren di ponpes  Darussalam Cidewa, ponpes Citawana Singaparna yang di pimpinan oleh KH. Ishaq Farid.

Jumlah santri ponpes Darul Falah saat ini sebanyak 73 orang yang berasal dari berbagai daerah, santri ini pada umumnya juga bersekolah formal di SMP Darul falah yang baru berdiri tahun 2010, adapun pelajaran kitab kuning yang diberikan kepada para santri adalah : safinah, tijan ,jurumiah, matambina, ahlaqul banin hadis arbain. kitab bulughul maram, dan kitab kuning lainnya.

Fasilitas lembaga pendidikan terdiri dari kobong pesantren,sekolah SMP,Kantor, Mesjid Jamie dan rumah pengajar dan pengelola.

darusalam1

Santri dan pelajar berasal dari masyarakat sekitar, dari Bogor, Tasik, Bandung, dsb. Sedangkan alumni dari pesantren darul falah ini berkisar 2000 orang dari sejak tahun 1957 hingga saat ini,dan setiap 2 tahun sekali diadakan reuni alumni

darusalam2

Menurut Kyai  Ali Nurdin Kondisi jumlah santri salafi pada umumnya dari tahun ke tahun semakin menurun, hal ini diakibatkan perubahan visi pendidikan masyarakat , dimana cara berfikir masyarakat semakin pragmatis dan memandang keberhasilan pendidikan adalah dimilikinya skill untuk dapat bekerja di dunia usaha dan dunia industri, bukan dalam rangka melahirkan hamba Allah yang shaleh dan pemimpin masa depan yang memiliki moral keagamaan yang baik sesuai yang dicontohkan Rasulullah.

Sehubungan dengan perubahan cara pandang masyarakat tersebut kendatipun Kyai Ali Nurdin sangat berharap ponpes salafiah yang dipimpinnya dapat dipertahankan, tetapi pada akhirnya harus merubah layanan pendidikan ponpes salafiah di gabungkan dengan system pendidikan umum dengan menghadirkan lembaga pendidikan formal SMP, dengan harapan bisa tetap survive .

Melalui tausyiahnya Kyai Ali Nurdin atas nama pengasuh Darul Falah Ciloa mengajak :

“Kepada seluruh umat islam yang berada di Indonesia dan didunia untuk tetap mengokohkan persatuan umat dan harus tetap melaksanakan amar ma’ruf nahyi munkar sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah , sebab apabila tidak ada yang melakukan amar ma’ruf nahyi munkar yang akan celaka bukan saja yang melaksanakan, tetapi yang tidak melaksanakan pun bila membiarkannya akan sama-sama celaka.”

darusalam3

Upaya keras yang dilakukan oleh Kyai Ali Nurdin beserta keluarga dan para alumni nya untuk mempertahankan eksistensi ponpes salafiah ditengah berbagai tantangan dan hambatan zaman perlu mendapatkan apresiasi dari semua pihak, mengingat bahwa melalui pendidikan ponpes salafiah inilah kita masih berharap akan lahirnya para pemimpin umat masa depan yang di sebut ustadz, ulama, atau kyai yang menjadi benteng pertahanan kokohnya agama Islam. ( Team Beritalangitan.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.