Kyai Syafe’i Raudlatul Falah : “Bumi Ini akan Diwarisi Orang yang Taqwa”

0
2821
KH. Syafe’i Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Falah

Bandung Barat, 26/12 (beritalangitan.com) – Ngamprah adalah sebuah Kecamatan yang juga adalah ibu kota Kabupaten Bandung Barat. Selain pesantren Al Mu’awanah yang sudah diliput di episode sebelumnya disini juga terdapat pondok pesantren yang bernama Raudlatul Falah yang berdiri pada tahun 1980 dipimpin oleh Kyai Syafe’i.

Pondok Pesantren Raudltul Falah - Bandung Barat
Pondok Pesantren Raudltul Falah – Bandung Barat

Syafe’i (65) merintis pondok pesantren ini pada tahun 1978, kota kelahirannya adalah Cianjur Jawa Barat, setelah pindah ke Kecamatan Ngamprah ini atas ajakan seorang kerabat, kemudian didirikanlah pesantren ini tepatnya di jalan Ngamprah Hilir Desa Sukatani Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat.

Perjuangan panjangnya ingin membumikan kalimatullah kini hasilnya sudah bisa dilihat berdiri sebuah pondok pesantren dan memiliki santri yang mondok lebih dari empat puluh orang, dan santri kalong lebih dari lima puluh orang dari berbagai daerah seperti Bengkulu, Banten, Palembang, Bekasi serta masyarakat setempat.

Mesjid Pondok Pesantren Raudlatul Falah - Bandung Barat
Mesjid Pondok Pesantren Raudlatul Falah – Bandung Barat

Kyai berusia lebih dari setengah abad ini walaupun sudah memiliki banyak alumni, tetapi masih tetap konsisten menjalankan system pendidikan salafiyah dan hanya dengan dibantu anak bungsunya ia terus mengajarkan santri semua ilmu agama yang dimilikinya.

Sungguh luar biasa dan sangat menarik kepribadian Kyai yang amat bersahaja ini, baginya mendirikan sebuah pesantren semata-mata hanya berjihad dijalan Allah dengan mengamalkan ilmu, ia tak peduli dengan status sosial, tak peduli dengan ukuran umum yang dianggapnya tidak perlu, baginya berdakwah itu harga mati bahkan santri yang datang menuntut ilmu disinipun ia tak tahu menahu dari mana, karena ia merasa tak pernah mempromosikan pesantrennya dalam bentuk apapun, menurutnya itu semata-mata adalah berkah yang diberikan Allah kepadanya.

Kyai menambahkan hanya dengan niat menggapai ridho Allah SWT dengan mengejar kedudukan iman dan takwa. Maka seseorang akan mencapai kedudukan yang tinggi disisi Allah, karena ketika seseorang telah menjadi orang yang bertakwa maka apapun itu, baik langit, bumi serta isinya akan diberikan dan ditundukkan kepada manusia dan itulah janji Allah pungkasnya menutup pembicaraan. (tim lipsus beritalangitan.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.