Objektifitas Perkembangan Pesantren di Bali

0
1377
H. M. Taufik As’adi ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bali.

Bali, 29/1 (Beritalangitan.com) – H. M. Taufik As’adi (67) selaku ketua umum MUI Provinsi Bali, mengatakan bahwa pondok pesantren di Bali belum mengalami perkembangan yang sangat pesat dibandingkan dengan Luar Bali seperti jawa, Lombok dan daerah-daerah lain yang penduduknya mayoritas muslim. Islam di Bali pertama kali berkembang di daerah gel-gel kelungkung kata H. M. Taufik kepada tim beritalangitan yang dikunjungi dikantornya pada hari kamis (28/1) .

Di Jembrana sendiri terdapat pesantren yang sudah berkembang yaitu Manbaul Ulum dan Syamsul Huda, yang merupakan salah satu pesantren tertua di Bali yang berdiri sejak 1930 an.

Di kelungkung pun sudah ada pesantren yang cukup maju dan modern yaitu pesantren Diponegoro, selain belajar agama islam disana mereka juga diajarkan Bahasa asing tetapi Bahasa daerahpun diajarkan supaya mereka juga tidak melupakan budaya dan Bahasa mereka sendiri.

Pendidikan yang diajarkan melalui pesantren diharapkan generasi-generasi muda islam yang ada di Bali terbina akhlak dan moralnya, sehingga nampak nilai-nilai keislaman yang mengkarakter dalam perilaku sehari-hari. Lebih jauhnya diharapkan mereka juga menguasai Bahasa asing dan kemampuan lainnya sehingga mereka bisa bersaing dalam ruang lingkup internasional.

Selain melalui pesantren, pendidikan nilai-nilai keislamanan pun dilakukan di masjid – masjid agar tercipta keharmonisan dalam hidup bertetangga dengan non muslim. pungkas ketua MUI provinsi Bali H. M. Taufik As’adi. (tim lipsus beritalangitan.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.