Pesantren Baitul Huda Cianjur : Kegigihan dalam Berdakwah Berbuah Berkah

0
1862
Ustadz Endang Badru Zaman Pimpinan Ma'had Baitul Huda - Cianjur

Cianjur, 18/3 (Beritalangitan.com)  – Berlokasi di Kampung Pulosari Rt. 02/09 Desa Bojong Herang Kabupaten Cianjur pesantren Baitul Huda berdiri di atas lahan seluas  400 meter  persegi dan memiliki dua lantai. Pesantren yang menurut pemiliknya lebih tepat disebut Ma`had ini dipimpin oleh Ustadz Endang Badru Zaman beserta istri Dede Siti Nurhasanah, keduanya mengelola madrasah serta pengajian di tempat ini.

Dilokasi ini sebelumnya adalah bangunan pabrik garam, kemudian setelah diwakafkan dibuatlah madrasah hingga sekarang. Kini kegiatan belajar mengajar agama semakin semarak mulai dari PAUD pada pagi hari, Madrasah Diniyah pada siang hari dan pada malam hari menyelenggarakan pengajian Al Qur’an dan kitab kuning. Awalnya hanya 5 orang santri putri saja yang mengaji disini hingga sekarang sudah lebih dari 100 orang santri dari anak-anak hingga remaja.

Kegiatan Pengajian Para Santri Putra dan Putri Pesantren Baitul Huda Cianjur
Kegiatan Pengajian Para Santri Putra dan Putri Pesantren Baitul Huda Cianjur

Di temui tim beritalangitan.com Ustadz Endang Badru menceritakan perjalanan  awal berdirinya madrasah ini tahun 2006 lalu, lokasinya yang berada di tengah kota dan dekat dengan  lingkungan pasar dengan  penduduk yang rata-rata berprofesi sebagai pengelola pasar dan sebagian ada yang menjadi preman membuat dirinya kerap mendapat gangguan, mulai dari ancaman hingga intimidasi sering di lontarkan pihak-pihak yang tidak suka akan adanya pesantren dan pengajian di daerah tersebut, bahkan pada umumnya penduduk sekitar acuh dan tidak peduli, bahkan cenderung mengabaikan kegiatan pengajian yang di adakan oleh pihak masjid di Rw setempat.

Dalam mensiasati agar masyarakat mau mengikuti pengajian rutin yang di adakan di masjid setempat, Ustadz Endang badru bekerja sama dengan Oman Suryatman (Abah Oman) sebagai ketua DKM, berbagai upaya dilakukan seperti mengadakan kegiatan sepakbola yang pembahasannya diadakan dalam pengajian agar masyarakat datang ke pengajian, bahkan seorang dermawan sempat mensiasati agar orang mau mengaji dengan memberikan upah, meski awalnya ramai namun akhirnya keadaan tersebut tidak bertahan lama.

ajenn
Ustadz Endang Badru beserta istri, santriwati, ketua Rw dan ketua DKM

Tetapi berkat kegigihan dan kesungguhan Ustadz Endang Badru dan Abah Oman dalam membimbing dan membina masyarakat akhirnya kini masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya memiliki pengetahuan ilmu agama, oleh sebab itu para orang tua kini mulai menitipkan anaknya untuk menimba ilmu di pesantren Baitul Huda.

Kegigihan dan kesungguhan Ustadz Endang Badru yang tidak pernah menyerah kepada kondisi saat itu kini membuahkan hasil yang cukup menggembirakan, masyarakat mulai sadar dan merasa membutuhkan, “dulu ada seorang preman disini yang meninggal karena over dosis mengonsumsi miras, tidak ada pemuka masyarakat yang mau mengurusi jenazahnya, akhirnya meminta Ustad Endang untuk memandikan mayat yang ternyata orang tersebut adalah salah satu orang yang selalu menentangnya”. Papar Ustadz Badru.

Ustadz Endang Badru beserta istri berharap kedepannya bisa menjadi pondok pesantren yang benar-benar memiliki asrama supaya santrinya bisa fokus dalam belajar, meskipun saat ini masih berupa madrasah namun pada dasarnya belajar membaca Quran dan belajar dasar ilmu agama mulai dari cara berwudlu hingga perktek sholat  itu berawal di madrasah, inilah pondasi terpenting bagi perkembangan anak, oleh sebab itu sampai kapan pun akan selalu di ingat dan membekas dalam perkembangannya. Di pesantren pendidikan dasar seperti ini akan lebih mendalami  dan di ajarkan untuk lebih memperkuat iman serta membenahi praktek ibadah dan pembentukan akhlak, agar kedepannya anak menjadi manusia yang memiliki akhlakul karimah, tapi semua itu tak lepas dari dukungan orang tua dan masyarakat, pungkasnya. (Tim Lipsus Beritalangitan.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.