Pesantren Daarul Atqiya, Pondok Spesialis Nahwu Shorof di Cianjur

0
371

Cianjur beritalangitan.com – Pesantren Daarul Atqiya berdiri sejak tahun 2004, pendirinya KH Abdullah Syafi’i di dampingi anaknya ustadz Wawan Ridwan,

Pondok ini berlokasi di desa Sukasari Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, ini merupakan pesantren pengembangan dari pesantren Daarur Rohman yang didirikan oleh KH Syamsuri kakek dari Ustadz Wawan Ridwan yang berlokasi tidak jauh dari lokasi pesantten saat ini.

Sejak usia dini Ustadz Wawan kecil sudah mulai mengenyam dunia pesantren yaitu Daarur Rohman yang didirikan oleh kakeknya KH Syamsuri , Selain itu orang tuanya pun mengajar juga di ponpes kakenya. Pada usia delapan belas tahun ustadz Wawan mulai nyantri di beberapa pesantren salah satunya adalah pesantren daarul rohman, pesantren gasol, pesantren darul fikar, pesantren riyadul mutaalamin dan pesantren alhidayah sukabumi.

Berawal dari dorongan masyarakat yang saat itu banyak anak-anak yang ingin mengaji membuat Ustadz Wawan Ridwan saat itu berinisiatif membangun sebuah kamar kecil di samping masjid untuk menampung anak-anak yang mengaji dan menginap dikamar tersebut.

Waktu demi waktu dari kamar kecil disamping mesjid itu berkembang pesat. Sehingga di tahun 2005 KH Syamsuri memberikan modal tanah kepada anaknya KH Abdullah Syafi’i dan cucunya ustadz Wawan Ridwan untuk membangun asrama yang di bantu oleh swadaya masyarakat untuk santri yang akan bermukim di pesantren ini.

Cirihas pelajaran yang di ajarkan di ponpes Daarul Atqiya adalah pembelajaran nahwu dan shorofnya, karena itu adalah pelajaran dasar untuk para santri agar dapat dengan mudah para santri membaca kita-kitab gundul dan dapat memahami Al-Qur’an dan hadits.

Ilmu Nahwu Shorof adalah ilmu yang membahas tentang perubahan harakat akhir dalam kalimat dan cara membacanya, jika seseorang salah dalam memberi harokat suatu teks al-Qur’an, maka akan merubah makna teks tersebut.

Ustadz Wawan menggunakan metode takrir dengan bahasa sunda dan harus di tulis agar dapat di ingat dan mudah untuk di hafalkan dan disimpulkan.

Ustadz Wawan selain menjadi pengurus ponpes, beliau juga aktif sebagai ketua FOKUS (Forum Komunikasi Ustadz Sukasari) Cilaku Cianjur.

Ponpes Daarul Atqiya memiliki visi ingin mencetak generasi yang beriman dan bertaqwa secara utuh dan menyeluruh dan menjadikan santri-santri yang dapat bermanfaat untuk orang lain.

Kini tak kurang dari 15 santri mukim dan sejumlah santri non mukim belajar di pondok ini, dengan biaya yang tidak membebani atau seikhlasnya.

Salah satu alumninya adalah Ganjar Ramadhan yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Cianjur dan adapula Dr. Yusuf yang memiliki Klinik Harapan Sehat. Dan sebagai alumni ia memberikan fasilitas berobat gratis bagi semua santri dan ustadz termasuk Kyai sepuhnya jika sakit


(Tim beritalangitan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.