Pesantren dan Madrasah Kini Jadi Trend Pendidikan di Perkotaan

0
952
Dirjen Bimas Islam Machasin mewakili Menag membacakan pidato sambutan peletakan batu pertama Ponpes Daarul Rahman di kawasan Jagakarsa, Jaksel, Selasa siang (08/09). (foto: shodiq/si)

Jakarta, (beritalangitan.com)SI Online pada hari rabu 9/8 kemarin mengabarkan acara peletakan batu pertama pertama pembangunan Ponpes Darul Rahman dilakukan pada Selasa siang (08/09). Keberadaan lembaga pendidikan Islam seperti pondok pesantren dan madrasah yang mampu tumbuh pesat di tengah masyarakat perkotaan patut menjadi kebanggaan.

“Saat ini trend-nya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan lain sebagainya, keberadaan lembaga pendidikan yang berbasis keagamaan seperti pesantren dan madrasah menjadi semacam oase baru masyarakat perkotaan,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam sambutannya yang dibacakan Direktur Jenderal Bimas Islam Machasin pada acara Peletakan Batu Pertama dan Peresmian Pembangunan Pondok Pesantren Daarul Rahman Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (08/9).

Machasin melanjutkan, fenomena ini tentu menjadi sebuah peluang sekaligus tantangan eksistensi lembaga pendidikan Islam kedepan. Tak seperti umumnya pesantren yang tumbuh di pedesaan dan perkampungan, Pesantren Daarul Rahman, Jakarta merupakan sebuah tipologi pesantren perkotaan.

“Ke depan, Pesantren yang berada di perkotaan tantangannya semakin besar hal ini seiring tuntutan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan dalam konteks persaingan modernisasi dan globalisasi,” ujar Machasin.

Menag berharap, sebagai lembaga tafaqquh fiddin, dalam konteks pesantren perkotaan, pesantren dapat menjadi pusat konsultasi keagamaan yang berbasis rahmatan lil ‘alamin.

“Pondok pesantren dapat mengajarkan Islam yang ramah, bukan Islam yang marah,” ucap Machasin.

Peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Darul Rahman dilakukan pada Selasa siang (08/09). Sejumlah pejabat tinggi dan mantan pejabat tinggi negeri ini menjadi saksi rencana berdirinya pesantren Darul Rahman di tempat yang baru ini. Di antaranya mantan Wapres Try Sutrisno, mantan Menteri Agama Maftuch Basyuni, mantan KSAL Laksmana (purn) Mersetio, dan mantan Dirjen PHU Kemenag Slamet Riyanto. Sementara Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mewakilkan kepada Dirjen Bimas Islam Prof Dr H Machasin.

Selain para pejabat dan mantan pejabat, sejumlah habaib dan kyai Jabodetabek juga turut hadir, di antaranya Ustaz Muhammad Arifin Ilham.

Machasin, mewakili Menag selanjutnya meletakkan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Pembangunan Pesantren Daarul Rahman.

Pembangunan Pesantren yang terletak di kawasan Jagakarsa, Jakarta ini merupakan ruislag dari PT Ambal Akor atas lahan Pesantren Daarul Rahman di kawasan Senopati Dalam II, No 35A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.   ( aw/shodiq R- SI Online )

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.